SAMPANG, RadarMadura.id – Perubahan pemaketan jasa konsultan pengawasan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) terindikasi dilakukan secara mendadak.
Sebelumnya, Dishub Sampang merencanakan jasa konsultan pengawasan PJU menjadi empat paket.
Namun, pada awal Agustus paket tersebut dikonsolidasikan menjadi satu kegiatan.
Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam mengatakan, konsolidasi paket pengawasan menjadi satu dilakukan setelah konsultan perencana sudah ditunjuk.
Tepatnya, pada awal Agustus 2026. Sebelumnya, pihaknya merencanakan ada empat paket konsultan pengawasan PJU.
”Perencanaan sudah kadung berjalan. Setelah berkomunikasi, hanya pengawasan yang bisa diubah,” ujarnya.
Khotib mengeklaim, konsolidasi paket konsultan pengawas sebesar Rp 372 juta itu sudah melalui kajian teknis.
Yakni kajian di internal pejabat pembuat komitmen (PPK). Di antaranya mempertimbangkan pekerjaan yang sama dan jumlah inspektur yang mengawasi di setiap paket.
Dirinya tidak menampik bahwa barjas tidak memberikan rekomendasi secara tertulis terkait konsolidasi paket tersebut.
Namun, pihaknya tetap meminta saran kepada barjas sebelum mengubah pemaketan konsultan pengawas PJU tersebut.
”Barjas terserah di sini (dishub). Cuma kami tetap komunikasi. Memang secara tertulis tidak ada, tapi saat rapat kami sampaikan,” paparnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sampang Baihaqi menilai, paket konsultan pengawas lebih efektif dipecah menjadi empat.
Hal itu dinilai lebih rasional dalam melakukan pengawasan agar pengawasan lebih maksimal.
”Kadang-kadang pengawas tidak turun ke bawah, itu banyak terjadi. Harapan kami, satu paket ya satu pengawas, toh anggarannya ada,” tandasnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia