SAMPANG, RadarMadura.id – Pembangunan paving dan pagar Puskesmas Mandangin akan digarap CV Cahaya Embun Pagi.
Pekerjaan di wilayah kepulauan itu menjadi sorotan legislatif.
Komisi IV DPRD Sampang mengingatkan agar pekerjaan hasil tepat waktu dan hasilnya berkualitas.
Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud menyampaikan, rekanan harus memperhitungkan suplai material dan proses pelaksanaan agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
Baca Juga: Rumah Warga Kokop Ludes Terbakar, Damkar Tak Tahu-menahu
Yang tidak kalah penting adalah hasil pekerjaannya harus berkualitas.
Menurutnya, jika mengacu pada pembangunan gedung puskesmas, ditemukan sejumlah masalah.
Dirinya tidak menginginkan kasus serupa terjadi dalam proyek pembangunan pagar Puskesmas Mandangin.
”Jangan sampai bermasalah dan jangan mengurangi kualitas, itu yang harus dijaga. Apalagi sampai pembangunannya jelek, itu jadi masalah. Segera direalisasikan dan bahan yang digunakan harus antikarat,” pintanya.
Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes KB Sampang Nurul Sarifah melalui Operator Layanan Operasional Choirul Anwar menyampaikan, mutual check 0 (MC0) telah dilakukan pada Selasa (18/8).
Pelaksana dan konsultan pengawas sudah melihat ke lokasi untuk melakukan pengukuran. Dia mengeklaim sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).
”Setelah dilakukan pengukuran ulang, sudah sesuai dengan RAB, tinggal pekerjaan yang mungkin akan dilakukan minggu depan,” katanya Selasa (25/8).
Meskipun belum mendatangkan material ke lokasi, rekanan telah mengajukan pencairan uang muka sebesar 30 persen dari nilai kontrak Rp 596.989.885,59 yang telah disepakati.
Baca Juga: Seorang Kakek Diringkus Polisi, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur
Sedangkan, pencairan selanjutnya dilakukan berdasarkan progres pembangunan.
”Kami pencairan pakai MC, jadi sesuai persentase di lapangan,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, spesifikasi pembangunan pagar akan menggunakan pagar BRC.
Namun, pemasangan pagar yang terbuat dari panel kawat baja tersebut tidak akan dilakukan secara menyeluruh.
Pagar BRC hanya akan dipasang di sisi samping dan belakang.
”Mungkin perakitan di lokasi atau di Sampang, sampai di lokasi hanya las. Tapi, tampak depan tetap tembok,” ungkapnya.
Menurutnya, pengadaan material diserahkan kepada rekanan, bisa mengambil material di Mandangin.
Namun, dirinya memastikan sejumlah material yang didatangkan dari darat akan menggunakan kapal, termasuk material paving.
”Pengangkutan membutuhkan biaya, jadi terserah rekanan,” paparnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia