Jumlah Nakes di Puskesmas Mandangin Belum Ideal

Amin Basiri • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:53 WIB
PUSAT LAYANAN KESEHATAN: Warga berada di sekitar Puskesmas Mandangin beberapa waktu lalu.
PUSAT LAYANAN KESEHATAN: Warga berada di sekitar Puskesmas Mandangin beberapa waktu lalu.

SAMPANG, RadarMadura.id – Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Puskesmas Mandangin hingga kini masih belum ideal.

Pasalnya, sampai sekarang puskesmas tersebut belum memiliki perawat gigi.

Kepala Puskesmas Mandangin Rina Dwiyanti mengatakan, dari sejumlah puskesmas yang ada di Sampang, hanya Mandangin yang tidak memiliki perawat gigi. Padahal, keberadaan perawat gigi sangat penting untuk membantu dokter gigi.

 “Puskesmas Mandangin sampai saat ini belum memiliki perawat gigi,” katanya.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter gigi itu mengaku butuh perawat. Baik dalam pencatatan pasien, menyiapkan alat, hingga membersihkan peralatan. Idealnya satu dokter didampingi satu perawat.

 “Keberadaan perawat gigi penting. Kadang pasien 15 orang sehari, saya kerja sendiri,” tambahnya.

Rina berharap ada tambahan nakes perawat gigi. “Kami sudah mengajukan ke Dinkes Sampang, tapi masih belum mendapat tambahan nakes,” bebernya.

Plt. Kepala Dinkes KB Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini tidak menampik bahwa jumlah perawat gigi terbatas.

Selain itu, lulusan akademi yang mengambil jurusan perawat gigi juga sedikit. “Jumlah lulusannya juga terbatas,” katanya.

Dijelaskan, beberapa puskesmas yang memiliki perawat gigi dan jumlahnya lebih tidak bisa langsung dimutasi. Sebab, status nakes tidak semuanya pegawai negeri sipil (PNS).

 “Tetapi jika BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), PPPK itu tidak bisa asal dipindah. Sebab, yang menggaji adalah puskesmas,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri
sampang Puskesmas Mandangin nakes