SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melakukan santunan anak yatim sekaligus penyerahan bantuan alat bantu mobilitas kepada disabilitas dan bantuan sosial (bansos) kepada lanjut usia (lansia) Kamis (6/8).
Bantuan tersebut diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sampang Selviana Slamet Junaidi mengatakan, Pemkab Sampang menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan, Kamis (6/8).
Acara tersebut digelar di Pendopo Trunojoyo Sampang.
Baca Juga: Wabup Sampang Dampingi Danjen Akademi TNI Monitoring Kegiatan Taruna Bhakti di SRT Sampang
”Pertama kegiatan penyerahan alat bantu mobilitas kepada disabilitas dan bansos kepada lansia. Kedua santunan anak yatim tahap ke-7 dan 8 dengan jumlah sasaran 1.000 anak yatim,” ujarnya.
Perempuan berhijab itu mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sampang kepada masyarakat.
”Sudah seharusnya pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial,” ucapnya.
Menurutnya, berkaitan dengan santunan anak yatim, kegiatan tersebut sudah menjadi kegiatan rutin yang diadakan Pemkab Sampang setiap bulan.
Sebab, Pemkab Sampang sangat peduli terhadap anak yatim yang ada di Kota Bahari.
”Kalian (anak yatim) merupakan anak yang hebat, kuat, dan berharga bagi kami (Pemkab Sampang),” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Sampang Minta Petunjuk Dinas ESDM, Pasca Kroscek Lokasi Suara Air di Dalam Tanah
Selviana berdoa, semua anak yatim di Kota Bahari bisa menjadi anak yang sukses.
Sehingga, bisa membanggakan orang tuanya dan Kabupaten Sampang.
”Kami berharap anak yatim di Kabupaten Sampang jangan sampai putus sekolah. Bagaimanapun, sekolah itu penting untuk mencapai kesuksesan di masa depan,” pesannya.
Dia mengajak semua anak yatim untuk tidak pernah takut menjalani hidup meski tanpa orang tua lelaki.
”Bismillah, Sang Pencipta bakal memberikan kemudahan. Jadi, jangan pernah takut untuk bermimpi, raihlah cita-citamu setinggi langit,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti