Program Jatim Puspa di Tiga Desa Belum Terealisasi

Amin Basiri • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 18:42 WIB
SOSIALISASI: Petugas DPMD saat memberikan sosialisasi Jatim Puspa di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, beberapa waktu lalu.
SOSIALISASI: Petugas DPMD saat memberikan sosialisasi Jatim Puspa di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, beberapa waktu lalu.

SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini program Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) di Kabupaten Sampang menyasar tiga desa. Namun, sampai saat ini program tersebut belum berjalan.

Plt Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat DPMD Sampang Subaidah menyampaikan, program Jatim Puspa merupakan pemberdayaan bagi perempuan untuk pemulihan ekonomi, yakni membantu produktivitas pengembangan usaha.

“Sasarannya kepala keluarga perempuan. Bentuk bantuannya disesuaikan dengan usahanya,” katanya.

Adapun tiga desa yang mendapatkan bantuan tahun ini adalah Desa Tragih, Desa Bappelle, dan Desa Mandangin. Setiap desa mendapatkan alokasi sekitar 60 keluarga penerima manfaat (KPM) yang saat ini masih tahap verifikasi.

“Itu sifatnya masih usulan yang sedang kami masukkan datanya dan sedang diverval,” ucapnya.

Dijelaskan, syarat KPM harus sesuai desil yang telah graduasi Program Keluarga Harapan (PKH).

Bentuk bantuannya berupa barang. Sementara itu, dua desa telah verval. Sedangkan Desa Bappelle masih proses verval. “Mandangin dan Tragih sudah, sisa Bappelle,” paparnya.

Sementara itu, Pj Kades Mandangin Choirul Anam belum bisa memberikan tanggapan perihal realisasi program Jatim Puspa. Sebab, saat dihubungi koran ini melalui sambungan ponsel, yang bersangkutan tidak merespons. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri
pemberdayaan ekonomi sampang Jatim Puspa