Anggaran P3TGAI di Sampang Tembus Rp 43 Miliar, Satu Lokasi Dianggarkan Rp 195 Juta

Anis Billah • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 09:52 WIB
GRAFIK P3TGAI SAMPANG 2026
GRAFIK P3TGAI SAMPANG 2026

SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini, Kabupaten Sampang kebagian Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) lagi. Total anggaran yang dikucurkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kemen PU mencapai Rp 43,2 miliar. Alokasi anggaran diperkirakan lebih lebih dibanding program yang direalisasikan 2025.

Tenaga Ahli (TA) P3TGAI Sampang Roif Fitrianto menyampaikan, tahun ini dirinya ditunjuk untuk mengawal program dari BBWS Brantas di wilayah Kota Bahari. Total, ada 222 lokasi irigasi yang akan dibangun.

Jika dibandingkan 2025, lanjut Roif, jumlah lokasi P3TGAI tahun ini lebih banyak. Namun, dia mengaku tidak tahu jumlah titik P3TGAI 2025. 

"Tahun 2025, saya tidak tahu karena saya tidak memegang Sampang. Yang jelas, tahun ini lebih banyak lokasinya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk setiap lokasi sama, yakni Rp 195 juta. Dana ratusan juta tersebut tidak seluruhnya dimanfaatkan untuk pekerjaan fisik. Roif menyebut, anggaran untuk pekerjaan fisik dialokasikan sebesar Rp 187 juta.

"Sisanya dialokasikan untuk administrasi. Sebab, P3A harus membuat laporan. Semua anggaran masuk ke rekening P3A atau kelompok,” terangnya.

Baca Juga: Pemkab Sampang Dorong Peningkatan Prestasi Atlet IPSI, Buka Kompetisi Pencak Silat SATE CUP 2026

Roif mengungkapkan, progres pekerjaan saat ini rata-rata sekitar 50 persen. Namun, ada beberapa lokasi yang progres pekerjaannya masih di bawah 50 persen. Salah satu kendalanya, kelompok kekurangan tenaga kerja.

"Sekarang sedang pengajuan untuk pencairan tahap dua. Kalau progresnya di bawah 50 persen, otomatis pencairan tahap dua lambat,” ungkapnya.

Kabid Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang Indah Sri Wahyuni mengaku tidak mengetahui lokasi P3TGAI tersebut. Sebab, pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam realisasi program yang bersumber dari APBN tersebut.

"Pernah koordinasi terkait lokasi pekerjaan, apakah termasuk daerah irigasi kewenangan kabupaten atau tidak. Selebihnya, kami tidak pernah diajak turun ke lokasi, melakukan verifikasi, dan yang lainnya,” ucapnya.

Perempuan yang akrab disapa Yuyun itu juga tidak bisa mengonfirmasi apakah lokasi yang masuk program P3TGAI merupakan daerah irigasi kewenangan kabupaten atau bukan. Sebab, hingga sekarang, pihaknya belum menerima tembusan SK penetapan lokasi P3TGAI.

"Tidak ada (usulan dari kabupaten). Itu kan semua usulan dari masyarakat,” tukasnya. (bil)

Editor : Anis Billah
P3TGAI Sampang irigasi 2026 satu lokasi Rp 195 juta kabupaten sampang