Alokasi Anggaran Pilkades Belum Ditentukan Pemkab Baru Saving Rp 15 Miliar

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 15:31 WIB
KEBIJAKAN: Pegawai saat keluar dari Kantor BPPKAD Sampang, Rabu (22/7).
KEBIJAKAN: Pegawai saat keluar dari Kantor BPPKAD Sampang, Rabu (22/7).

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengagendakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 2027 mendatang.

Namun, finalisasi alokasi anggaran untuk pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut belum dipustuskan.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Hurun Ien menyatakan, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) belum menentukan anggaran yang akan dikucurkan untuk pelaksanaan pilkades tahun depan. Namun yang pasti, fiskal pemkab sangat terbatas.

”TAPD belum rapat detail dengan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa),” ujarnya kemarin (22/7).

Saat ini, anggaran yang telah tersedia untuk pelaksanaan Pilkades 2027 baru Rp 15 miliar.

Dana jumbo tersebut masuk dalam biaya belanja tidak terduga (BTT). Selain itu, Pemkab Sampang juga menyiapkan dana Rp 500 juta kegiatan sosialisasi pra pilkades.

Kepala Bappelitbangda Sampang Umi Hanik Laila mengakui pembahasan kebutuhan anggaran Pilkades 2027 belum ditentukan.

Namun, kegiatan tersebut sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027. Anggaran yang dilakoasikan masih bersifat indikatif.

”Sampai saat ini kami belum tahu kebutuhan biaya pilkada di tiap desa,” sambungnya.

Pembahasan rancangan APBD 2027 akan dilaksanakan September mendatang. Sementara kepastian anggaran yang dapat dialokasikan untuk pilkades akan ditentukan oleh besaran dana transfer dari pemerintah pusat untuk Pemkab Sampang.

”Kita berharap ada kenaikan dana transfer 2027. Maka, kekurangannya nanti tidak akan banyak, semoga bisa tertutupi,” pungkasnya.

Kepala DPMD Sampang Yudhi Adidarta menyatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pilkades serentak 2027 sekitar Rp 24,3 miliar.

Itu berdasarkan perhitungan kebutuhan di tingkat desa, kecamatan, dan belanja operasional di DPMD.

”Hasil perhitungan kebutuhannya begitu dan itu belum termasuk anggaran keamanan, saya tidak tahu (pagunya),” katanya. (ay/jup)

Editor : Amin Basiri
pilkades sampang