Komisi II Agendakan Turlap, Kroscek Saluran Air PDAM di Desa Baruh

Anis Billah • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 12:39 WIB
PROTES: Warga Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang, mendatangi kantor PDAM Trunojoyo, Sampang, Selasa (21/7). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
PROTES: Warga Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang, mendatangi kantor PDAM Trunojoyo, Sampang, Selasa (21/7). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM).
SAMPANG, RadarMadura.id – DPRD Sampang ikut menyoroti masalah saluran air PDAM Trunojoyo Sampang di Desa Baruh, Kecamatan Sampang. Dalam waktu dekat, dewan bakal turun lapangan (turlap) untuk mengecek keluhan dari para pelanggan PDAM.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan menyayangkan kinerja PDAM. Sebab, warga tetap diminta tagihan meski airnya tidak mengalir. Seharusnya, pimpinan PDAM Trunojoyo yang baru bisa mengantisipasi masalah ini.

”Sejak awal kami sudah tegaskan agar pelayanan sambungan air ini dioptimalkan dan menyisir sambungan-sambungan liar,” ujarnya.

Dia mengutarakan, sebelumnya pernah ditemukan sambungan liar air PDAM yang dilakukan oleh oknum. Sambungan liar tersebut tidak terdaftar di PDAM Trunojoyo.

Baca Juga: APTI Sampang Protes Pengesahan RPMK, Dianggap Merugikan Petani Tembakau di Madura

”Pelakunya oknum-oknum tertentu dan penghasilannya tidak masuk pada PDAM,” bebernya.

Alan menegaskan, pihaknya bakal mengkroscek ke lapangan menanggapi keluhan warga tersebut. Tujuannya, untuk mengecek sambungan air pada warga Desa Baruh. Informasinya air macet tiga bulan, tapi tetap diminta tagihan bulanan.

”Nanti kami jadwalkan untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan. Jika terbukti, nanti akan lakukan tindakan tegas,” tegasnya.

Rima, warga Desa Baruh berharap agar sambungan air PDAM Trunojoyo kembali normal. Sebab, air termasuk kebutuhan dasar setiap hari. ”Kami minta tolong agar air PDAM ini bisa hidup normal seperti biasanya,” pintanya. (bai/bil)

Editor : Anis Billah
Komisi II DPRD Sampang pelayanan PDAM dikeluhkan turlap PDAM Trunojoyo