Luasan Tanam Tembakau Diprediksi Meningkat

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:06 WIB
TERAWAT: Tanaman tembakau tumbuh subur di area sawah Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, Selasa (21/7). 
TERAWAT: Tanaman tembakau tumbuh subur di area sawah Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, Selasa (21/7). 

SUMENEP, RadarMadura.id– Luas tanam tembakau tahun ini diprediksi meningkat. 

Disperta KP Sampang mencatat, hampir di setiap kecamatan terdapat tanaman yang memiliki nama latin nicotiana tabacum itu. 

Kabid Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin menyampaikan, pendataan luasan lahan tembakau terus dilakukan.

Diprediksi, tahun ini luas tanaman akan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. ”Tahun ini sepertinya lebih banyak dibanding 2025,” katanya Rabu (15/7).

Dia menjelaskan, meningkatnya masa tanam tembakau tidak lepas dari prediksi cuaca yang disinyalir akan mengalami kemarau panjang.

Nurdin menyebut, luasan tanamam tembakau di perkirakan sama dengan 2024 lalu. Yakni mencapai 90 ribu hektare. 

”Tahun lalu (luas tanaman tembakau) tidak sampai 50 ribu hektare,” terangnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Sampang Haryono menyampaikan, luasan tanam tembakau tahun ini dipastikan meningkat.

Bahkan peluasannya mencapai 30–40 persen dibanding tahun lalu akibat prediksi cuaca kemarau panjang.

Seperti dirinya yang semula hanya menanam 30 ribu bibit kini menambah sampai 60 ribu bibit.

”Tinggal bantuan belum disalurkan, harapanya segera. Karena Sebagian petani sudah mulai masuk masa tanam. Terutama NPK ini perlu,” pintanya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
APTI Sampang tembakau