Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sampang Tak Kebagian Program Segar

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:49 WIB
PRODUKTIF: Petambak saat mengangkut garam di Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Kamis (18/6). (AYU LATIFAH/JPRM)
PRODUKTIF: Petambak saat mengangkut garam di Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Kamis (18/6). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melakukan pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat (Segar) di wilayah Madura.

Sayangnya, Kabupaten Sampang tak kebagian program tersebut. Diskan Sampang mengaku belum diminta data terkait program Segar.

Kabid Perikanan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menyampaikan, beberapa waktu lalu tim dari KKP melakukan serap aspirasi ke petambak di Kota Bahari.

Namun, sampai sekarang pihaknya belum mengetahui apakah Sampang mendapat program Segar atau tidak.

”Mungkin hanya Pamekasan, Sampang masih belum dan tidak ada informasi awal untuk pengusulan,” katanya Selasa (14/7).

Data yang dihimpun koran ini, kabupaten di Madura yang mendapat program Segar yakni Pamekasan. Anggarannya yang digelontorkan mencapai Rp 7,9 miliar. 

Dana ini dialokasikan untuk pembangunan sejumlah fasilitas pendukung seperti gudang garam nasional, gudang garam rakyat, saluran irigasi air laut, serta mesin penunjang pengolahan. 

”KKP menunjuk 10 provinsi yang diharapkan bisa mempercepat swasembada garam. Jawa timur masuk, buktinya Pamekasan dapat,” tuturnya.

Mahfud mengungkapkan, produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang cukup potensial. Buktinya, luasan lahan yang memproduksi garam sekitar 3.200 hektare.

Lokasinya tersebar di tujuh kecamatan, yakni Sreseh, Pangarengan, Jrengik, Sampang, Camplong, Banyuates dan Torjun.

”Sentra garam lebih besar Sampang, jika tidak termasuk lahan milik PT Garam,” ungkapnya.

Menurutnya, Kabupaten Sampang mendapat bantuan dari KKP terakhir pada 2020.

Yakni berupa Kelompok Usaha Garam Rakyat (Kugar) dan koperasi gedung penyimpanan garam rakyat. 

Tahun ini, petambak garam hanya dapat bantuan dari pemerintah provinsi berupa alat bantu produktivitas.

”Kami telah intens komunikasi dengan KKP, tapi sementara sebelum ada bantuan,” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Sentra Ekonomi Garam Rakyat program Segar tak kebagian diskan sampang kabupaten sampang