Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Museum Mini Kabupaten Sampang Belum Terdaftar di Kementerian Kebudayaan

Amin Basiri • Minggu, 12 Juli 2026 | 07:21 WIB
TIDAK REPRESENTATIF: Kondisi museum mini yang ada di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Selasa (7/7).
TIDAK REPRESENTATIF: Kondisi museum mini yang ada di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Selasa (7/7).

SAMPANG, RadarMadura.id – Kabupaten Sampang hingga kini belum memiliki museum daerah.

Museum mini yang berada di Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, juga belum terdaftar di Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) sehingga belum mengantongi nomor pendaftaran nasional museum.

Pemerhati budaya Madura, Rasul, mengatakan, dari empat kabupaten di Madura, hanya Sampang yang belum memiliki museum daerah.

Sementara tiga kabupaten lainnya telah memiliki museum, yakni Museum Cakraningrat di Bangkalan, Museum Mandhilaras di Pamekasan, dan Museum Keraton Sumenep.

"Kalau Sampang belum ada museum daerah, yang ada hanya museum mini," ujarnya, Selasa (7/7).

Menurut Rasul, museum mini tersebut belum representatif. Selain ruangannya sempit, koleksi benda bersejarah yang dipamerkan juga masih terbatas.

"Sebenarnya koleksi yang minim masih bisa dilengkapi. Yang menjadi persoalan utama justru tempatnya yang sangat kecil," katanya.

Karena itu, dia mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang segera membentuk museum daerah yang memenuhi standar.

Salah satunya dengan menyediakan lokasi yang representatif di atas lahan milik pemerintah daerah sebagai syarat utama pendirian museum.

Setelah itu, koleksi museum dapat dilengkapi melalui hibah dari masyarakat maupun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan fotografer.

"Kalau tempatnya sudah memenuhi syarat, koleksinya bisa terus ditambah melalui hibah dari masyarakat," jelasnya.

Rasul menambahkan, belum adanya museum daerah membuat Sampang belum bisa memperoleh bantuan maupun program revitalisasi dari pemerintah pusat.

Pasalnya, program tersebut hanya diperuntukkan bagi museum yang telah terdaftar secara resmi.

"Sampang belum mendapat bantuan karena belum memiliki museum daerah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilem serta Kepala Bidang Kebudayaan Abdul Basith belum memberikan keterangan. Hingga berita ini ditulis konfirmasi belum direspons. (ay/han)

Editor : Amin Basiri
#museum daerah #sampang #museum