SAMPANG, RadarMadura.id – Angka kepemilikan Kartu Indonesia Anak (KIA) di Kabupaten Sampang jauh dari target.
Dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) baru mencatat sekitar 39 persen dari target anak yang harus memiliki identitas kependudukan.
Plh Kepala Dispendukcapil Sampang Nuruddin menyampaikan, kepemilikan identitas KIA terus ditingkatkan. Sebab, capaian hingga sekarang masih rendah.
”Makanya daerah sedang mengupayakan untuk mengejar target,” katanya Kamis (9/7).
Nuruddin mengungkapkan, target kepemilikan KIA Kabupaten Sampang sebanyak 44 persen dari total jumlah penduduk.
Jumlah penduduk berdasarkan data konsolidasi bersih (DKB) semester II 2025 mencapai 1.168.273 jiwa. Dengan begitu, 514.040 anak yang menjadi target sasaran KIA.
”Sementara capaian kami masih rendah, belum sampai target,” ungkapnya.
Nuruddin memaparkan, jumlah anak yang memiliki KIA sekitar 39 persen dari target.
Target tersebut ditentukan untuk semester awal. Sebab, pada DKB semester I target yang diberikan berbeda.
”Untuk hasil DKB semester I masih belum keluar,” terangnya.
Dirinya optimistis bisa memenuhi target tersebut. Sebab, saat ini instansinya sedang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang untuk mengejar target tersebut.
”Sementara baru dua sekolah yang terjangkau dan mengumpulkan pemberkasan. Kami akan sasar seluruh sekolah, bahkan sampai ke sektor pariwisata,” paparnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti