SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelontorkan anggaran puluhan juta untuk pengadaan sarana pemeliharaan taman kota.
Nilainya mencapai Rp 22 juta. Anggaran tersebut diklaim untuk penambahan mesin pemotong rumput.
Kabid Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang Prima Adi Wirawan mengeklaim, mesin potong rumput di lembaganya terbatas.
Sehingga, lembaganya tak bisa maksimal dalam melakukan pemeliharaan taman Kota Bahari.
Alasannya, proses pemotongan rumput harus dilakukan secara bergantian.
Oleh sebab itu, DLH perkim mengalokasikan dana puluhan juta untuk pengadaan tiga jenis mesin pemotong rumput.
Yakni, mesin pemotong rumput dorong, mesin pemotong gendong, dan mesin pompa. ”Sudah kami belanjakan,” ujarnya.
Adi menyatakan, anggaran yang dibelanjakan menambah sarana pemotong rumput yang dimiliki lembaganya.
Yaitu, masing-masing lima mesin pemotong rumput dorong dan lima mesin gendong. ”Itu sudah dengan yang baru,” ungkapnya.
Saat ini, sarana pemotongan rumput itu ditempatkan di kawasan Alun-Alun Trunojoyo.
Sedangkan pemanfaatannya juga diperuntukkan pada pemeliharaan taman kota lainnya. ”Kami maksimalkan meskipun bergilir,” jelasnya.
Bambang, seorang petugas kebersihan menyatakan, fasilitas pemotong rumput yang digunakan memang terbatas.
Beberapa di antaranya sudah rusak dan telah diserahkan ke badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD).
”Pemotongannya dilakukan gantian dengan taman lain, kami sesama petugas berbagi tugas (dalam melakukan pemeliharaan taman kota),” katanya. (ay/jup)
Editor : Amin Basiri