SAMPANG, RadarMadura.id – Proses penjemputan jemaah haji Kabupaten Sampang telah rampung pada Jumat (19/6).
Namun, distribusi koper dan air zamzam milik jemaah masih menyisakan pekerjaan rumah.
Hingga kemarin (20/6), masih ada dua koper jemaah yang belum diambil.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Sayfuddin mengatakan, pengambilan koper jemaah dilakukan pada hari yang sama dengan proses penjemputan, yakni di kantor Kemenag Sampang.
"Masih ada sisa dua koper yang belum dijemput," ujarnya kemarin (20/6).
Dia menjelaskan, sebelumnya terdapat 13 koper milik jemaah yang belum diambil.
Namun, hingga Jumat malam, sebanyak 11 koper telah dijemput pemiliknya. Sementara dua koper lainnya masih tersisa.
"Tadi malam masih ada 13 koper, sekarang tinggal dua yang belum diambil,” katanya.
Menurut Sayfuddin, belum diambilnya koper tersebut salah satunya disebabkan keterbatasan waktu jemaah.
Selain itu, dia mengakui pelayanan yang cukup padat saat proses penyerahan koper dan air zamzam juga menjadi salah satu kendala.
"Untuk kloternya saya belum mengecek, termasuk apakah jemaah yang bersangkutan turun di Surabaya atau di Sampang," jelasnya.
Dia menambahkan, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.
Terutama terkait kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan penyerahan koper dan air zamzam kepada jemaah.
"Meskipun pelayanan padat, tetap kami layani sampai malam. Besok juga tetap kami layani," pungkasnya. (ay/han)
Editor : Amin Basiri