SAMPANG, RadarMadura.id – Pria berinisial RK, 22, meninggal dunia diduga tersengat arus listrik saat perbaiki pompa air tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (13/6).
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan meninggalnya pria asal Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Sampang itu. Lokasi kejadian sekitar 200 meter ke arah timur rumahnya, yakni di Dusun Langgar, Desa Poreh.
”Korban diduga tersengat arus listrik saat memperbaiki mesin pompa air di sungai sekitar pukul 11:00,” katanya.
Menurutnya, saat kejadiannya, korban ditemani adiknya, Misna (15). Mereka berniat memeriksa pompa air.
Eko menerangkan, penyebab mesin pompa air tidak mengeluarkan air lantaran grounding pompa air kurang kuat. Korban turun ke dasar sungai untuk memperbaikinya. Tapi korban lupa memutus aliran listrik terlebih dahulu.
Baca Juga: Disperta KP Sampang Alokasikan Rp 90 Juta Untuk Jasa Konsultan LP2B
”Akibatnya, tangan kanannya tersengat arus listrik bertegangan tinggi,” bebernya.
Pasca kejadian tersebut, kondisi korban lemas dan tidak sadarkan diri diduga sudah meninggal dunia. Namun, pihak keluarga mengevakuasinya dan membawa ke Puskesmas Palengaan, Pamekasan.
”Setelah diperiksa korban dipastikan sudah meninggal dunia. Kemudian jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan,” ungkapnya.
Setelah mendengar kabar tersebut, anggota Polsek Karang Penang mendatangi rumah korban. Jenazah korban sudah selesai dikafani oleh keluarganya.
”Keluarga korban tidak menuntut pihak manapun atas kejadian tersebut dan dianggap sebagai musibah,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Anis Billah