SAMPANG, RadarMadura.id – Cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi di Kabupaten Sampang selama masa pancaroba.
Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang mengimbau masyarakat tetap waspada.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengatakan, saat ini sudah memasuki musim kemarau. Namun, cuaca ekstrem masih terjadi.
Seperti hujan deras disertai angin kencang yang menumbangkan pohon di jalan raya Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Jumat (12/6).
Peristiwa itu membuat akses jalan di wilayah pantai utara (pantura) Kota Bahari tersendat.
”Kami lakukan evakuasi dengan cara memotong pohon tersebut di lokasi kejadian,” katanya.
Hozin menambahkan, puncak kemarau diprediksi akan terjadi Agustus. Pihaknya meminta masyarakat tetap mewaspadai cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja.
”Meski musim kemarau, tetap akan ada cuaca ekstrem. Makanya kami imbau agar masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah,” tandasnya. (bai/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti