SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini, Medco Energi Sampang Pty Ltd kembali membuat program pengembangan masyarakat (PPM).
Karena itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pemkab Sampang melakukan sinkronisasi program agar tidak tumpang tindih dengan program yang didanai dari APBD.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Febrian Ihsan mengatakan, pihaknya rutin melakukan sinkronisasi PPM bersama Pemkab Sampang. Kali ini PPM disalurkan oleh Medco Energi Sampang Pty Ltd.
Sinkronisasi dilakukan agar PPM terarah sehingga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih dengan program pemerintah daerah.
”PPM dari kami tidak ada yang tumpang tindih dengan program yang sudah direncanakan dalam APBD Kabupaten Sampang,” katanya.
Ihsan mengungkapkan, lokus kegiatan PPM tersebar di tujuh desa di dua Kecamatan. Yakni, enam desa di Kecamatan Camplong dan satu desa di Kecamatan Sampang.
”Semua program yang disinkronisasi hasil serap aspirasi oleh Medco. Kami sudah menyetujui usulan program tersebut,” ungkapnya.
Dia menyatakan, semua program yang sudah disetujui, akan direalisasikan tahun ini. Dia berharap, semua usulan program yang akan dilaksanakan bermanfaat untuk masyarakat.
”Semua anggarannya sudah disetujui dan dipastikan programnya akan dilaksanakan tahun ini,” tuturnya.
Ihsan menambahkan, sejauh ini program yang dijalankan Medco sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, semua program bermanfaat kepada masyarakat.
”Kami pastikan semuanya bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Sampang Muhammad Zis menyampaikan, integrasi data yang masuk melalui jaringan aspirasi masyarakat dengan rencana kerja OPD penting dilakukan.
Pemetaan program merupakan kunci utama agar tidak ada data ganda di APBD maupun PPM yang mengalir pada satu objek kegiatan yang sama.
”Semua perlu disinkronkan dengan program Pemkab Sampang. Jangan sampai program yang akan dilaksanakan berbenturan dengan kegiatan yang sudah dianggarkan oleh OPD,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Anis Billah