SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah kabupaten (pemkab) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor Pemkab Sampang, Senin (1/6). Bupati dan Wabup Sampang serta jajaran forkopimda hadir dalam kegiatan tersebut.
Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar mengatakan, setiap 1 Juni warga Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial saja, tapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan.
”Hari Lahir Pancasila merupakan momen merefleksikan diri bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian,” katanya.
Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan, Pancasila bukan hanya dasar negara. Namun, juga merupakan pedoman hidup yang mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
Menurutnya, Pancasila menjadi ideologi masyarakat. Terutama dalam menjaga persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
”Oleh karena itu, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujarnya.
Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga perdamaian dunia melalui politik luar negeri yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila dinilai mampu menjadi solusi.
”Terutama dalam membangun dialog dan menyelesaikan berbagai konflik secara damai,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Kota Bahari itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat semangat kebangsaan. Serta, menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
”Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, mari kita teguhkan komitmen kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam membangun daerah,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Anis Billah