Jemaah Haji Sampang Banyak Memilih Nafar Awal

Anis Billah • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 07:26 WIB
ISTIRAHAT: Jemaah Kloter Sub 68 saat Mabit di Musdalifah Rabu (27/5). (TEGUH UNTUK JPRM)
ISTIRAHAT: Jemaah Kloter Sub 68 saat Mabit di Musdalifah Rabu (27/5). (TEGUH UNTUK JPRM)

 MEKAH, RadarMadura.id – Puncak ibadah haji 2026 masih berlangsung hingga hari ini (29/5). Mayoritas jemaah asal Kabupaten Sampang memilih Nafar Awal atau meninggalkan Mina lebih awal.

Jemaah Kloter SUB 68, Teguh Suparyanto, menyampaikan, jemaah haji telah melaksanakan perjalanan dari maktab menuju Jamarat untuk melaksanakan lempar jumrah. Perjalanan tersebut ditempuh sekitar delapan kilometer pulang-pergi.

”Lempar jumrah pada 10 Zulhijah itu dinamakan lempar Aqabah. Saya mengambil waktu yang utama untuk menghindari penumpukan jemaah,” katanya kemarin (28/5).

Berdasarkan jadwal, pelaksanaan lempar jumrah di Mina akan dilanjutkan hingga 12 Zulhijah atau Jumat (29/5). Pelaksanaan tersebut disebut Nafar Awal. Sebelum bergeser, jemaah melaksanakan lempar jumrah di tiga lokasi, yakni Ula, Wusta, dan Aqabah.

”Hari ini (kemarin) saya mengambil waktu sore menuju Jamarat. Jika tanggal 12, saya melaksanakannya setelah Subuh di tiga tempat,” tuturnya.

Teguh mengungkapkan, banyak jemaah haji asal Sampang memilih Nafar Awal. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik jemaah.

Baca Juga: Jemaah Haji Asal Pamekasan Pakai Ambulans untuk Tunaikan Rangkaian Ibadah Armuzna

”Banyak jemaah yang kelelahan setelah wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga di Mina,” ungkapnya.

Jemaah memilih Nafar Awal karena dinilai lebih ringan. Selain itu, kondisi cuaca panas yang mencapai 47 derajat Celsius juga menjadi pertimbangan. Kondisi tersebut cukup menguras tenaga jemaah.

”Selain itu, kami menghindari kepadatan pada tanggal 13 sehingga jemaah keluar lebih awal dengan memilih Nafar Awal,” ujarnya.

Ketua Kloter SUB 68, Imam Mahmudi, menyampaikan, jemaah haji di kloternya juga memilih Nafar Awal, yakni menuntaskan lempar jumrah pada 12 Zulhijah.

Dengan begitu, jemaah dapat kembali ke hotel untuk persiapan pelaksanaan tawaf ifadah, sa’i, dan tahalul sani di Masjidilharam.

”Dengan begitu, rangkaian ibadah haji tahun ini telah selesai,” pungkasnya. (ay/bil)

Editor : Anis Billah
CJH sampang mina Arafah Nafar Awal Muzdalifah