Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bakal Gelar Bimtek Selama Dua Hari, Diskopindag Sampang Alokasikan Dana Belasan Juta

Anis Billah • Senin, 25 Mei 2026 | 16:05 WIB
PAPARAN: Narasumber saat memberikan Bimtek SNI kepada IKM di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kamis (21/5). (DISKOPINDAG UNTUK JPRM)
PAPARAN: Narasumber saat memberikan Bimtek SNI kepada IKM di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kamis (21/5). (DISKOPINDAG UNTUK JPRM)

 SAMPANG, RadarMadura.id – Pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) yang diusulkan mengikuti program gentengisasi harus mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI). Oleh karena itu, Pemkab Sampang menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) dengan anggaran Rp 12 juta selama dua hari.

Pejabat fungsional Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Muhammad Irwan Ferdiawan mengatakan, program Indonesia Asri akan menggunakan tanah liat untuk atap rumah warga. Di Madura, hanya Kabupaten Sampang yang diusulkan mengikuti program tersebut.

Ada 60 IKM genteng di Kecamatan Karang Penang yang kami ajukan,” katanya.

Menurutnya, puluhan IKM tersebut akan menjadi pemasok genteng untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Kualitas genteng yang dikirim pelaku IKM harus sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

”Karena itu, pemkab mengadakan bimtek penyusunan dokumen syarat SNI bagi IKM,” tuturnya.

Irwan menjelaskan, bimtek tidak difasilitasi oleh pemerintah pusat. Namun, didanai oleh Pemkab Sampang dengan anggaran sebesar Rp 12 juta.

Kami mendatangkan narasumber langsung dari Balai Diklat Industri (BDI),” tukasnya. (ay/yan)

Editor : Anis Billah
#Diskopindag Sampang #bimtek #pemkab sampang #Gentengisasi #ikm