Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Proyek RTLH Diprioritaskan bagi Warga Miskin 

Amin Basiri • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:07 WIB
TIDAK LAYAK: Pengendara motor melintas di depan RTLH Jalan Raya Makboel, Rabu (6/5).
TIDAK LAYAK: Pengendara motor melintas di depan RTLH Jalan Raya Makboel, Rabu (6/5).

SAMPANG, RadarMadura.id – Memasuki triwulan kedua, pekerjaan fisik bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) belum jelas.

Realisasi program yang melekat di Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Permukiman (DLH Perkim) Sampang itu menunggu SK penetapan lokasi (penlok).

Kabid Perumahan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul Rokib menyampaikan, tahun ini kegiatan RTLH tersebar di 19 titik.

Kategori calon penerima bantuan (CPB) di antaranya warga tidak mampu dan rumahnya rusak akibat bencana alam.

”Perinciannya 17 titik RTLH reguler dan dua titik korban bencana,” katanya Senin (6/5).

Dia mengungkapkan, setiap paket kegiatan dianggarkan Rp 30 juta. Saat ini kegiatan itu masih tahap penyusunan penetapan lokasi (penlok).

Setidaknya ada lima kecamatan yang menjadi sasaran penerima program tersebut. 

”SK penlok 17 titik sedang diproses. Kalau yang bencana masih belum,” ungkapnya.

Rokib menjelaskan, pelaksanaan program menunggu persetujuan SK Penlok.

Setelah itu, dirinya berjanji akan memulai pelaksanaan di bulan ini. Mengingat tenaga fasilitator lapangan (TFL) telah dibentuk.

”Nanti pembuatan buku rekening dan eksekusi setelah SK Penlok,” jelasnya.

Camat Banyuates Moh. Imam membenarkan bahwa tahun ini warganya mendapatkan program tersebut.

Setidaknya ada tiga desa yang menjadi penerima proyek bedah rumah tersebut. 

”Ini termasuk program prioritas bapak bupati itu. Secara teknis dinas yang tahu,” tandasnya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
#rtlh #bantuan stimulan #DLH Perkim Sampang