SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Fatmawati, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang, akhirnya bisa berjumpa dengan keluarganya, kemarin (21/4). Kepulangannya ke Kota Bahari berkat bantuan pengurus Majelis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat (MPPM) Madura di Selangor, Malaysia, yang dimediasi oleh anggota Satintelkam Polres Sampang Aipda Eko Purwanto.
Faisol, selaku putra dari Fatmawati, mengucapkan terima kasih atas bantuan pengurus MPPM Madura di Selangor, Malaysia, dan anggota Satintelkam Polres Sampang Aipda Eko Purwanto. Sebab, proses pemulangan berjalan lancar.
"Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan dari pengurus MPPM dan Pak Eko (Aipda Eko Purwanto) tercatat sebagai pahala dan segera mendapat balasan dari Allah SWT," katanya.
Menurut dia, ibundanya sudah dua kali bekerja di Malaysia. Pertama tahun 2012 yang kala itu ditemani ayahandanya, H Nasar Muslim. "Tapi karena abah sakit-sakitan, akhirnya pada 2022 pulang ke Indonesia. Sekitar tiga bulan kemudian abah wafat," kenangnya.
Baca Juga: Kelanjutan Pembangunan Los Pasar Hewan Tidak Jelas
Sejak itu, ibundanya suka menyendiri. Di sisi lain, teman-teman ibundanya di Malaysia mengajak untuk kembali merantau. "Karena ibunda terus merajuk, akhirnya saya merelakan kembali merantau ke Malaysia. Ibunda berangkat 2023," tuturnya.
Menurutnya, sejak Desember 2025, ibundanya mulai sakit-sakitan. Faisol pun mencari jalan agar bisa memulangkan sang ibu. "Saya lalu minta tolong Pak Eko, setelah itu dapat jalan. Akhirnya, ibu bisa pulang hari ini (kemarin)," ulasnya.
Faisol menegaskan bahwa proses pemulangan ibundanya ke Indonesia gratis. Berkat bantuan pengurus MPPM Selangor, Malaysia, dan Aipda Eko Purwanto, prosesnya lancar. "Sama sekali tidak dipungut biaya, pelayanannya luar biasa. Bahkan, ibu diberi kursi roda selama di Bandara Malaysia dan Juanda," urainya.
Faisol sangat bersyukur karena pemulangan ibundanya tidak serumit saat tahun 2022 silam. "Saya bersyukur ibu sudah pulang ke rumah. Semoga Allah SWT memberi kesempatan yang panjang untuk saya agar bisa mengabdi kepada ibu," tegasnya.
Sementara itu, anggota Polres Sampang Aipda Eko Purwanto menuturkan, pelayanan yang dia berikan merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. "Kebetulan Mas Faisol teman saya dan kebetulan ada teman jadi pengurus MPPM," urainya.
Eko menuturkan, ketika melihat ibu Fatmawati, dia langsung terbayang wajah ibundanya di rumah. "Hati saya pilu karena teringat ibu. Panggilan hati, saya pun langsung komunikasi dengan pengurus MPPM Selangor, Malaysia," paparnya.
Baca Juga: Target Produksi Perikanan Tangkap Naik
Dia secara khusus menyampaikan terima kasih atas ketulusan pengurus MPPM Selangor, Malaysia, khususnya kepada Abah Taufik Busri dan Mami Susan. "Mereka tanpa pamrih membantu saudara perantau hingga bisa pulang ke Sampang," tuturnya.
Ketua Divisi Perlindungan PMI MPPM Selangor, Malaysia, Taufik Busri mengungkapkan, organisasinya selama ini memang fokus membantu PMI yang telantar atau tertimpa masalah. "Ini kewajiban MPPM sebagai anak bangsa, bentuk perhatian kepada perantau asal Indonesia," tegasnya.
Taufik Busri bersyukur ibu Fatmawati telah berkumpul dengan keluarga di Sampang. Dia mendoakan semoga terus sehat dan bahagia. "MPPM tidak hanya membantu warga Madura, tapi semua warga Indonesia yang ada di Malaysia," pungkasnya. (yan)
Editor : Amin Basiri