SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang mengalokasikan anggaran ratusan juta untuk bantuan pupuk NPK.
Meski demikian, pupuk yang diperuntukkan bagi petani tembakau tersebut belum juga disalurkan. Alasannya, masih tahap verifikasi calon penerima bantuan.
Kabid Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin mengatakan, setidaknya ada 50 kelompok yang akan mendapatkan bantuan tersebut.
”Meskipun yang mengajukan proposal ke kami cukup banyak,” katanya.
Dijelaskan, ada 61 kelompok tani (poktan) yang mengajukan proposal bantuan. Sementara itu, kuota yang akan diambil hanya 50 kelompok.
”Sekarang proses verifikasi, jadi kami pilih yang memenuhi syarat. Nanti keputusan akhir ada di Bapak Bupati,” tambahnya.
Ketua APTI Sampang Haryono mengingatkan, masa tanam tembakau akan segera dimulai.
Prediksinya, petani mulai menanam pada Mei mendatang. Karena itu, dia meminta Pemkab Sampang untuk segera menyalurkan bantuan pupuk berjenis NPK tersebut.
”Harapan kami, paling lambat keluar bulan April atau pertengahan Mei. Jika lewat dari bulan Mei, sayang, karena nanti tidak akan terpakai. Apalagi dananya sudah ada,” tandasnya. (ay/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti