SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi hadir dalam rapat koordinasi dan evaluasi program makan bergizi gratis (MBG) yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional (BGN) di Surabaya, Kamis (16/4).
Itu menunjukkan bukti nyata Pemkab Sampang mendukung program prioritas pemerintah pusat tersebut.
Slamet Junaidi menyatakan, MBG merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Yakni, dengan memperkuat SDM, pengetahuan sains, teknologi, dan kesehatan.
Program MBG dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan kelompok rentan.
Yakni, anak sekolah serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (B3). ”Juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.
Percepatan penyelenggaraan program MBG sangat bergantung pada tiga faktor. Yakni, ketersediaan anggaran, SDM, dan infrastruktur.
Sedangkan biaya yang digunakan bersumber dari APBN.
Namun, keberhasilan juga ditentukan pemangku kepentingan di tingkat kabupaten dan kota.
”Karena penerima manfaat dan ketersediaan infrastruktur pelaksananya berada di daerah,” bebernya.
Selama ini Pemkab Sampang memiliki peran krusial dalam program tersebut.
Tujuannya. untuk memastikan infrastuktur yang mendukung lancarnya program MBG tersedia dengan layak.
Saat ini terdapat 147 satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang. Namun yang beroperasi baru 129 SPPG.
Hadirnya program tersebut memberikan dampak positif bagi Kabupaten Sampang.
Salah satunya, menyerap tenaga kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, dan mampu meningkatkan gizi masyarakat.
”Meskipun demikian, masih ada yang perlu dievaluasi. Karena di Sampang masih banyak permasalahan, antara lain pengaduan masyarakat yang menjadi berita viral, utamanya terkait menu dan komposisi makanan yang dinilai belum sesuai standar,” bebernya.
Tim Satgas MBG Pemkab Sampang telah membuat portal layanan pengaduan. Yakni aplikasi Lapor MBG.
Sehingga, masyarakat bisa langsung mengirimkan aduan jika ditemui permasalahan atau segala bentuk penyimpangan MBG.
”Diharapkan, kolaborasi dengan tim BGN bisa terus terjalin dengan baik. Agar penyelenggaraan program MBG di Kabupaten Sampang dapat berdampak baik pada penurunan angka kemiskinan,” katanya. (bai/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti