SAMPANG, RadarMadura.id – Pembangunan los pasar Hewan Aeng Sareh, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang baru selesai Desember 2025.
Namun, atap los yang menelan anggaran Rp 347 juta itu rusak padahal belum ditempati.
Informasi yang diterima koran ini, kerusakan diduga karena diterjang angin kencang beberapa waktu lalu.
Hingga kemarin, belum ada kejelasan terkait perbaikan los tersebut. Yakni apakah menjadi tanggunjawab pelaksana atau dinas terkait.
Pedagang Pasar Hewan Aeng Sareh Latifah menyampaikan, kondisi los memang rusak sebelum ditempati.
Hal itu, karena faktor angin kencang yang terjadi saat Ramadan. Dirinya berharap perbaikan bisa segera dilakukan agar bisa ditempati.
”Semoga saja bisa segera ditempati. Sudah ada yang melihat (survei) ke sini (pasar),” katanya kemarin (16/4).
Petugas Pasar Hewan Aeng Sareh Sawi tidak banyak mengetahui terkait Pembangunan los tersebut.
Baca Juga: Polisi Serahkan Ratusan Ribu Rokok Bodong ke Bea Cukai
Dia mengaku sudah melaporkan kerusakan los tersebut kepada Diskopindag Sampang. ”Cuma memang belum diperbaiki,” tuturnya.
Proyek tersebut dikerjakan CV Gunung Sekar Mandiri. Pembangunan mulai dikerjakan 19 September dan berakhir Desember 2025.
JPRM mencoba menghubungi Direktur CV Gunung Sekar Mandiri Herman. Sayangnya nomernya tidak aktif.
Plt Kepala Diskopindag Sampang Syamsul Bahri tidak memberikan komentar banyak terkait kerusakan los pasar hewan tersebut. Dirinya berjanji akan mengecek ke pasar hari ini (17/4).
”Ya, besok saya cek, sekarang saya sedang rapat di Surabaya,” tukasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri