SAMPANG, RadarMadura.id – Los Pasar Hewan Aeng Sareh yang dibangun Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang sampai sekarang belum dimanfaatkan.
Bahkan, bangunan yang menelan anggaran Rp 347,6 juta itu sudah rusak.
Pantauan media ini, los pasar tersebut kosong kemarin (6/4). Sebagian asbes yang menutupi los pasar rusak. Padahal, bangunan tersebut dikerjakan pada tahun anggaran 2025.
Baca Juga: Terdakwa Buntesh Dituntut Penjara 20 Bulan
Tahun ini, pasar hewan Aeng Sareh tersebut kembali kecipratan anggaran sebesar Rp 256 juta yang diproyeksikan melanjutkan los pedagang.
Warga sekitar Misra'i membenarkan jika los pasar tersebut memang belum ditempati pedagang.
Asbes yang rusak disebut akibat diterjang angin kencang. ”Sebenarnya eman, belum ditempati tapi sudah rusak,” katanya kemarin (6/4).
Terpisah, Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas tidak menampik bahwa los Pasar Aeng Sareh memang belum ditempati.
”Memang belum ditempati karena masih menunggu pembangunan baru,” kelitnya.
Dia menjelaskan, pedagang belum menempati los yang baru dibangun tahun lalu itu. Alasannya, jumlah los tidak cukup jika dibagi pada semua pedagang.
Sayangnya, dia tidak merespon saat disinggung terkait kerusakan pada bangunan tersebut.
”Sementara mereka (pedagang) menempati (los) yang ada karena kapasitasnya masih kurang,” terang pria yang juga menjabat Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan mendesak agar los pasar hewan Aeng Sareh harus ditempati.
Baca Juga: Sempat Viral, Warga Tamberu Barat Meninggal di Mobil akibat Serangan Jantung, Keluarga Tolak Otopsi
Sebab, tujuan pembangunan tersebut untuk memfasilitasi para pedagang agar mendapatkan lokasi yang lebih layak.
”Saya kira sudah ditempati, itu harus segera ditempatkan. Persoalan tidak cukup mengakomodasi semua pedagang, yang sudah terdaftar diutamakan. Untuk perbaikan bisa dianggarkan ditahun ini,” tandasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri