Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Harga LPG Melon Melambung, Warga Mengeluh Stok di Pangkalan dan Pengecer Nyaris Tidak Ada

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 5 April 2026 | 07:51 WIB
LANGKA: Warga saat memasak menggunakan tabung LPG melon di Kelurahan Rongtengah, Sampang, Sabtu (4/4). (ELA UNTUK JPRM)
LANGKA: Warga saat memasak menggunakan tabung LPG melon di Kelurahan Rongtengah, Sampang, Sabtu (4/4). (ELA UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Warga Kelurahan Rongtengah, Sampang, mengeluh karena kesulitan mendapatkan liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg atau melon.

Selain itu, harga di pasar naik. Hal ini dirasakan Warda Anis Sulala.

Dia menyampaikan, dirinya kesulitan mendapatkan LPG melon. Stok di pangkalan dan pengecer di wilayah Kecamatan Sampang nyaris tidak ada.

”LPG melon saat ini sulit banget,” keluhnya Sabtu (4/4).

Anis mengaku sudah mencari LPG di beberapa toko untuk kebutuhan memasak. Namun, stok LPG di toko kosong.

”Saya sedang kifayah, jadi butuh LPG untuk memasak. Sudah mencari ke mana-mana tapi tidak ada,” ujarnya.

Perempuan berusia 28 tahun itu mengaku mendapat LPG di Pasar Deg-Gedeg, Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang. Dia tidak diperbolehkan menukar LPG melon lebih dari satu tabung. Selain itu harganya melambung.

Anis mengungkapkan, harga LPG melon naik menjadi Rp 24 ribu. Biasanya harga satu tabung LPG 3 kg Rp 20 ribu.

”Biasanya paling mahal Rp 20 ribu. Karena tidak ada lagi, jadi terpaksa diambil,” ungkapnya.

Dia mengaku cemas dengan langkanya elpiji melon tersebut. Anis khawatir hal itu bisa memengaruhi harga dan stok kebutuhan pokok lainnya.

”Semoga segera ada solusi, supaya tidak terus naik,” harapnya.

Kabag Perekonomian Setkab Sampang Kustantinah meminta masyarakat tidak panik.

Dia mengaku sudah koordinasi dengan Pertamina mengenai ketersediaan stok LPG. Menurutnya, Pertamina memastikan stok LPG aman.

”Saya sudah koordinasi dan belum ada pengurangan distribusi. Termasuk harga masih tetap,” ujarnya.

Dia menduga, warga kesulitan mendapatkan LPG karena pengiriman dari agen lambat.

Sebab, jika ada pengurangan stok, ada pemberitahuan dari Pertamina.

Menurutnya, stok kebutuhan energi untuk konsumsi masyarakat Sampang aman.

”Kalaupun kosong, kemungkinan pengiriman masih di jalan. Jadi saya minta masyarakat tidak panik,” pesannya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#LPG melon naik #harga #sulit #pertamina #melambung