SAMPANG, RadarMadura.id – Seorang pria bernama Madi, 55, warga Desa Robatal, Kecamatan Robatal, diduga menjadi korban tabrak lari.
Saat ini, korban masih tidak sadarkan diri dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang. Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan.
Humas dan Marketing RSMZ Sampang Amin Jakfar Sadik mengungkapkan, korban awalnya dibawa oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya pada Jumat (27/3) dini hari sekitar pukul 01.40.
”Awalnya dibawa sebagai Mr X. Namun sekarang identitasnya sudah diketahui setelah pihak keluarga datang. Korban atas nama Madi, 55, warga Desa Robatal,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pihak rumah sakit tidak mengetahui identitas orang yang mengantar korban. Sebab, tidak ada data atau keterangan yang ditinggalkan.
”Informasinya, korban merupakan pejalan kaki dan diduga tertabrak pengendara motor. Namun, belum diketahui siapa yang menabrak,” katanya.
Saat ini kondisi korban masih belum sadarkan diri. Dia mengalami luka dalam disertai pendarahan di bagian telinga.
”Diduga akibat benturan keras. Informasi dari keluarga, korban sempat keluar rumah untuk membeli obat, namun tidak pulang semalaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tabrak lari atau tidak.
”Belum bisa dipastikan karena tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
”Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengecek CCTV dan mencari saksi di sekitar TKP,” tandasnya. (bai/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti