Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menyasar Belasan Rumah, Program Pembangunan RTLH Dianggarkan Ratusan Juta

Amin Basiri • Rabu, 4 Maret 2026 | 13:46 WIB

SANTAI: Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul. Rokib saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2).
SANTAI: Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul. Rokib saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2).

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Sebaran penerima program bantuan stimulan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Sampang sudah ditentukan. Sedikitnya ada belasan rumah yang akan diperbaiki menggunakan APBD Sampang 2026.

Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH Perkim Sampang Abdul Rokib menyampaikan, program RTLH dibagi menjadi dua. Yakni RTLH reguler dan bencana. Total ada 19 lokasi yang akan menerima program tersebut.

Perinciannya, RTLH reguler 17 titik dan dua lokasi untuk RTLH bencana. Total anggaran yang disediakan tahun ini mencapai Rp 570 juta. ”Setiap rumah mendapatkan Rp 30 juta untuk anggaran stimulan ini,” ujarnya.

Rokib menjelaskan, belasan rumah yang menjadi sasaran diusulkan saat Musrenbang 2025. Ada sejumlah indikator yang menentukan rumah layak mendapatkan bantuan tersebut. Di antaranya dilihat dari atap, lantai, dan dinding.

”Kalau RTLH bencana kami dapat rekomendasi dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dengan kondisi rumah rusak berat,” jelasnya.

Menurutnya, alokasi anggaran program bedah rumah tahun ini lebih kecil dibanding 2025. Namun, kemungkinan ada tambahan di perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Bisa dari usulan rumah rusak bencana. Cuma kami tidak berharap ada bencana,” ungkapnya.

Terpisah, Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Sampang Aang Djunaidi menyampaikan, pihaknya belum mengajukan bantuan rehabilitasi rumah bagi korban bencana.

”Kami sendiri tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki. Ada OPD teknis yang melaksanakan,” tandasnya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri