SAMPANG, RadarMadura.id – Warga pesisir Pantai Dusun Dung Gadung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Sampang, digegerkan dengan penemuan mayat yang tergeletak di bibir pantai kemarin (1/3).
Namun, mayat yang diketahui bernama Andi Wahyudi itu tidak diotopsi lantaran keluarganya menolak.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, mayat laki-laki tersebut ditemukan kemarin (1/3) sekitar pukul 05.30.
Memang benar ada penemuan mayat tepatnya di sekitar pesisir pantai Dusun Dung Gadung,” katanya.
Menurutnya, korban diketahui bernama Andi Yuswandi, 37, warga Desa/Kecamatan Sepulu, Bangkalan.
Saat ditemukan, hampir seluruh tubuh korban sudah melepuh dan sudah berwarna biru.
”Saat ditemukan di bibir pantai, mayat dalam keadaan telentang, kaku, dengan mulut terbuka dan sudah mulai mengeluarkan bau busuk,” ucapnya.
Dijelaskan, sebelum kejadian, korban pulang dari melaut. Keesokan harinya, sekitar pukul 01.20, korban kembali melaut untuk mencari ikan.
”Korban sampai Sabtu (28/2) tidak kunjung pulang. Pada Sabtu (28/2), perwakilan keluarga lalu mendatangi Mapolsek Sepulu dan melaporkan bahwa korban hilang saat melaut,” ungkapnya.
Kemudian, pada Sabtu (28/2) tim gabungan SAR Sumenep, BPBD Bangkalan, Poskamladu Arosbaya, Polrairud Bangkalan, melakukan pencarian terhadap korban. Namun, hingga malam hari korban tidak kunjung ditemukan.
”Baru pada hari ini (kemarin) pukul 05.00 WIB, warga Dusun Dung Gadung, menemukan mayat seorang pria tergeletak di pinggir laut,” katanya.
Mantan Kapolsek Ketapang itu menerangkan, korban ditemukan oleh warga saat hendak pergi ke laut untuk mengambil jala (jaring) mengendarai motor.
Saat tiba di bibir pantai, melihat mayat tergeletak dengan posisi telentang.
”Setelah menemukan mayat tersebut, warga memberi tahu ke Polsek Banyuates,” bebernya.
Eko menambahkan, berdasar hasil analisis penemuan mayat, korban meninggal diduga terjatuh hingga tenggelam.
Kemudian terseret arus hingga sampai ke pesisir Dusun Dung Gadung.
”Pihak keluarga minta jasad segera dipulangkan ke rumah duka lantaran sudah mengeluarkan bau busuk. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan tidak akan melakukan penuntutan terhadap siapa pun,” bebernya. (bai/yan)
Editor : Amin Basiri