SAMPANG, RadarMadura.id – Payung elektrik yang berdiri di sisi selatan Alun-alun Trunojoyo Sampang menambah estetika kota. Tapi, dalam setahun, anggaran perawatan payung digital tersebut mencapai puluhan juta.
Kabid Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang Prima Adi Wirawan mengatakan, anggaran pemeliharaan disediakan hampir setiap tahun untuk tetap merawat payung elektrik tersebut. ”Khusus tahun ini sekitar Rp 61 juta. Itu belum termasuk biaya pemakaian listrik,” ujarnya.
Menurutnya, payung telah mengalami penurunan fungsi. Namun, dia mengeklaim payung elektrik tersebut masih bisa dimanfaatkan.
”Sementara bisa masih dibuka payungnya ya, walaupun ada pengurangan fungi sedikit,” tegas Prima Adi Wirawan. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri