Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Proyek DD Tak Sesuai RAB, Warga Minta Pembangunan Dituntaskan

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:04 WIB

BELUM SELESAI: Kondisi proyek jalan Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Sampang, yang tidak tunas pekerjaannya, Senin (9/2). (AYU LATIFAH/JPRM)
BELUM SELESAI: Kondisi proyek jalan Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Sampang, yang tidak tunas pekerjaannya, Senin (9/2). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Proyek betonisasi jalan di Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Sampang, diduga dikerjakan asal-asalan. Sebab, ditengarai tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB).

Volume proyek yang bersumber dari dana desa (DD) tahun anggaran 2025 tersebut harusnya 150 meter.

Sementara yang sudah dikerjakan baru sekitar 120 meter. Dengan demikian, terjadi kekurangan volume dalam proyek tersebut.

Warga Desa Margantoko mengutarakan, pengerjaan proyek betonisasi jalan desa itu berakhir sekitar November 2025.

Namun, pelaksanaannya diduga tidak sesuai RAB. Di lokasi pengerjaan juga masih terdapat material proyek.

”Informasinya akan dilanjutkan kembali, tapi tidak tahu (kapan),” ujar pria yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), anggaran proyek betonisasi jalan penghubung antar dusun tersebut  Rp 129.402.700. Volume pekerjaan 150 meter.

Sementara di lapangan, pelaksanaan proyek tersebut baru 120 meter. ”Kekurangan pembangunannya 30 meter, kalau kami (warga) menunggu (agar dilanjutkan),” sambung pria paro baya tersebut.

Proyek peningkatan infrastruktur jalan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat. Harapannya bisa mempermudah aksesibilitas masyarakat Dusun Manis dan Dusun Gendih di Desa Margantoko.

”Untuk yang tahu pekerjaannya ini Pj Kades,” tuturnya.

Sementara Pj Kades Margantoko Mat Haris tidak merespons saat dihubungi melalui nomor telepon yang biasa digunakan Kamis (12/2). Pesan singkat via WhatsApp yang dikirim juga tidak dibalas.

Camat Jrengik Khoirul Anam tidak menampik bahwa kegiatan jalan Desa Margantoko belum tuntas atau kurang volume. Alasannya, pekerjaan terhenti akibat banjir. Bahkan, beberapa matreial turut hanyut.

”Kami telah konsultasi dengan inspektorat dan harus dikerjakan lagi. Sudah dikerjakan dan ternyata masih kurang. Berapa kurangnya, yang tahu teknisnya Kasi Pemerintah Desa,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya juga telah melaporkan kekurangan volume tersebut. Termasuk meminta keterangan ke Pj Kades sesuai hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan.

”Saya akui belum selesai, sudah kami laporkan,” pungkasnya. (ay/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#volume pekerjaan #betonisasi jalan #Desa Margantoko #proyek #Peningkatan infrastruktur jalan #Tidak sesuai RAB #kekurangan volume