SAMPANG, RadarMadura.id - Pelayanan Teras BRI Karang Penang, Sampang, dikeluhkan nasabah kemarin (10/2).
Pasalnya, pihak bank tidak menyedikan uang cash saat nasabah melakukan transaksi tarik tunai.
Seorang nasabah BRI Sudar menyampaikan, dirinya hendak melakukan transaksi tarik tunai di Teras BRI Karang Penang kemarin.
Yakni, sebesar Rp 6 juta melalui tabungannya. Sayangnya, petugas tidak bisa memfasilitasi karena tidak ada uang cash.
"Saya datang ke BRI karena butuh uang, tapi katanya uangnya tidak ada", katanya kemarin (10/2).
Sudar mengaku kecewa dengan pelayanan Teras BRI Karang Penang. Sebab, dia diminta menunggu hingga ada nasabah lain menabung.
Sebab, layanan tarik tunai tidak bisa dilakukan karena cash awal di Teras BRI sedang tidak ada.
”Alasan mereka, unit teras tidak ada uangnya atau menunggu orang nabung. Iya semisal ada yang menabung, kalau tidak ada bagaimana?" ungkapnya.
Pria asal Desa Karang Penang Oloh itu merasa jika petugas Teras BRI Karang Penang mendiskreditkan dirinya.
Padahal dia berniat memberikan masukan agar pelayanan Teras BRI Karang Penang bisa sama seperti di BRI Unit Omben.
"Katanya kalau mengajukan seperti di Omben, saya harus menyediakan uang Rp 90 miliar. Dari mana saya dapat uang sebanyak itu? Seakan-akan saya keliru memberikan saran", jelasnya.
Karena itu, Sudar curiga Teras BRI Karang Penang Sampang ada main dengan agen BRILink.
Sebab, saat penarikan di Teras BRI nasabah tidak bisa menggunakan layanan tersebut. Selain itu, mesin ATM yang ada sering trouble.
”Jika penarikan uang di BRILink masih dipotong. Mengapa kalau menarik BRILink berapa pun bisa?" sesalnya.
Kepala Teras BRI Karang Penang Mujibul Huda meminta maaf atas keluhan pelayanan tersebut. Dirinya tidak menampik bahwa pelayanan penarikan uang di teras BRI terbatas.
Sebab cash awal di teras tidak disediakan atau ketersediaan uang cash terbatas.
"Jadi memang harus menunggu orang nabung dulu. Solusinya jika ingin menarik dialihkan ke agen BRILink terdekat atau perlu penarikan bisa ke Unit Omben", terangnya.
Menurutnya, pelayaan penarikan tetap difasilitasi selama uang cash di teras BRI cukup.
Dirinya menepis jika pihaknya tidak pernah melakukan kerja sama dengan agen BRILink.
"Itu tidak dibenarkan, karena agen BRILink partner kami yang membantu nasabah transaksi jika kantor tutup. Cash di BRILink juga kadang tidak ada", tukasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri