SAMPANG, RadarMadura.id – Kucuran dana hibah yang dialokasikan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang tahun ini cukup fantastis.
Tahun ini anggarannya capai miliaran. Dana tersebut dialokasikan untuk empat lembaga.
Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem menyampaikan, dana hibah disediakan hampir setiap tahun.
Peruntukannya untuk mendukung kegiatan pembinaan keorganisasian pemuda. Yakni, dalam meningkatkan prestasi.
”Misalnya, KONI untuk meningkatkan prestasi olahraga dan ada sejumlah kegiatan pembinaan yang tergabung di Pramuka,” katanya Selasa (3/2).
Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut akan disalurkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang, Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab PSSI) Sampang, Karang Taruna, dan Pramuka.
Total anggaran yang disediakan mencapai Rp 1,450 miliar. Perinciannya, KONI mendapatkan Rp 1 miliar, Askab Sampang Rp 300 juta, Karang Taruna Rp 100 juta, dan Pramuka Rp 50 juta.
”Anggaran tersebut untuk satu tahun sesuai kegiatan masing-masing di organisasinya,” sambung Kabid Pora Disporabudpar Sampang Isma Ulfa.
Dia menjelaskan, anggaran setiap organisasi tidak sama setiap tahunnya. Misalnya dana hibah KONI, tahun lalu dialokasikan Rp 1,7 miliar.
Tahun ini turun menjadi Rp 1 miliar. Sementara dana hibah untuk Karang Taruna mengalami kenaikan.
”2025 anggaran untuk Karang Taruna Rp 75 juta, sekarang Rp 100 juta. Jadi tidak sama setiap tahunnya. Namun, anggaran tersebut belum terdampak efisiensi,” jelasnya.
Menurutnya, proses pencairan dana hibah bisa diajukan. Hal tersebut bergantung kesiapan lembaga.
”Jika pengajuan cepat dan dokumen lengkap, Februari sudah bisa dicairkan. Kalau kami sifatnya menunggu surat pengajuan dari penerima hibah,” tuturnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti