Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Hobi Jadi Pintu Rintis Bisnis, Istri Ketua Dewan Dirikan Kafe DK Coffee & Resto

Amin Basiri • Sabtu, 7 Februari 2026 | 16:08 WIB
BERVARIASI: Owner DK Coffee & Resto Rabiatul Adewiyah menunjukkan menu yang disediakan untuk pelanggan di kafe miliknya, Jumat (6/2).
BERVARIASI: Owner DK Coffee & Resto Rabiatul Adewiyah menunjukkan menu yang disediakan untuk pelanggan di kafe miliknya, Jumat (6/2).

SAMPANG, RadarMadura.id - Bagi sebagian orang, hobi hanya dijadikan sebagai sarana aktualisasi dan penghibur diri.

Namun, bagi Rabiatul Adewiyah dan suaminya, Rudi Kurniawan, hobi menjadi pintu untuk merintis bisnis kafe DK Coffee & Resto.

DK Coffee & Resto mudah untuk diakses. Sebab, terletak di area pinggiran Kota Sampang.

Tepatnya di Jalan Raya Jamaluddin, Kelurahan Rongdalem, Kecamatan Kota Sampang. Cukup strategis.

Kru Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berkunjung ke kafe dengan dinding berwarna hijau tua tersebut.

Sang Owner DK Coffee & Resto Rabiatul Adewiyah mempersilakan duduk di kursi pengunjung.

Dia lalu menceritakan perjalanan bisnis DK Coffee and Resto yang baru didirikannya tersebut.

Menurutnya, kafe yang didirikan bersama suaminya itu diberi nama DK Coffee & Resto.

Kafe tersebut didirikan sejak September 2025. Kafe tersebut diberi nama DK diambil dari nama dua buah hatinya.

Kebetulan saya dan suami memiliki dua anak. Yakni bernama Dzikri dan Khanza. S

ehingga, kami mengambil huruf depan dua anak kami menjadi nama kafe ini, katanya.

Perempuan kelahiran Bangkalan itu mengatakan, kafe tersebut diberi nama DK yang diambil dari huruf depan anaknya bukan tanpa alasan.

Harapannya, agar kafe tersebut tetap lancar. Agar rezeki kami terus mengalir sebagaimana dikaruniai anak, ujarnya.

Perempuan berhijab itu mengatakan, sejak dulu berkeinginan untuk memiliki usaha (bisnis).

Sebelum kafe DK didirikan, suasana Jalan Jamaluddin, Kelurahan Rongdalem, terlihat sepi karena minim aktivitas atau keramaian.

Kebetulan di Jalan Jamaluddin terdapat ruko yang disewakan. Akhirnya kami memutuskan menyewa dua ruko yang berdempetan dan kami sulap menjadi kafe, katanya.

Selain itu, suaminya sempat memiliki kafe angkringan sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Sampang periode pertama.

Saat menjabat anggota DPRD Sampang, kafe tersebut kemudian ditutup. Tapi, suami saya tetap suka nongkrong di warung kopi dan saya pun juga sering ikut, katanya.

Rabiatul Adewiyah menerangkan, suaminya memang pencinta kopi.

Sedangkan dia suka memasak. Sehingga, hobi suami dan hobinya dikolaborasikan pada bisnis kafe yang sedang dijalaninya saat ini.

Semua makanan yang kami sajikan, selain makanan ringan, makanan beratnya kami produksi sendiri, katanya.

Rabiatul mengatakan, kafe tersebut dibuat dengan konsep milenial seperti selera anak muda.

Kemudian, menu yang disediakan juga beragam. Mulai dari kopi, non kopi, makanan ringan (camilan) maupun makanan berat.

Menu yang kami sediakan menyesuaikan dengan selera anak muda saat ini.

Yakni, enak dan harganya ramah di kantong. Mulai dari harga Rp 13 ribu hingga Rp 28 ribu untuk makanan berat, tandasnya. (bai/yan)

Editor : Amin Basiri