SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah desa di Kecamatan Camplong, Sampang, sudah menyiapkan sejumlah program yang akan diusulkan kepada pemerintah kabupaten.
Usulan program tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kecamatan Camplong yang dibuka Selasa (3/2).
Plt Camat Camplong Moh. Maulid mengatakan, terdapat beberapa program strategis yang diusulkan desa.
Rata-rata yang diusulkan berupa kegiatan infrastruktur jalan. Di antaranya, peningkatan infrastruktur jalan ruas Desa Banjar Talela menuju Desa Anggersek, Camplong.
Selain itu, ada usulan relokasi Puskesmas Tanjung dan rehab Pustu Madupat. ”Yang paling penting yakni relokasi Puskesmas Tanjung karena ruang pelayanannya sudah tidak memungkinkan. Semoga bisa dipertimbangkan,” harapnya.
Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Camplong dihadiri dan dibuka Sekkab Sampang Yuliadi Setiyawan.
Dia mengatakan, usulan program saat musrenbang akan direalisasikan tahun depan.
Pogram diusulkan secara berjenjang mulai tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.
”Jadi, rencana pembangunan tahun depan benar-benar program yang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tahun ini dana transfer ke daerah (TKD) mengalami penurunan sebesar 15 persen dibanding 2025.
Tahun lalu dana TKD sebesar Rp 1,5 triliun, tahun ini berkurang menjadi Rp 1,2 trilliun. Artinya, tahun ini TKD berkurang sekitar Rp 239,9 miliar.
”Mudah-mudahan pada 2027 TKD kembali normal, tidak mengalami penurunan. Sehingga, program pembangunan di Kabupaten Sampang bisa direalisasikan dengan maksimal,” harapnya.
Meski anggaran TKD dikurangi, Pemkab Sampang tetap memprioritaskan program universal health coverage (UHC).
”Masyarakat masih bisa menikmati berobat secara gratis melalui program UHC ini,” imbuhnya.
Wawan mengajak pemerintah desa (pemdes) dan kecamatan untuk meningkatkan sinergisitas.
Terutama dalam menumbuhkan nilai-nilai gotong royong agar program pembangunan di desa tumbuh dan berkembang.
”Anggaran daerah sekarang terbatas. Semuah pihak dituntut untuk berinovasi. Masyarakat juga banyak yang mulai menerapkannya dengan memperbaiki jalan secara swadaya,” bebernya. (bai/bil)
Editor : Anis Billah