Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polisi Bidik 10 Pelanggaran Lalu Lintas, Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar 14 Hari

Amin Basiri • Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:45 WIB
MELANGGAR LALU LINTAS: Truk terguling saat terlibat laka tunggal di jalan raya Kecamatan Torjun, Sabtu (22/11/2025)
MELANGGAR LALU LINTAS: Truk terguling saat terlibat laka tunggal di jalan raya Kecamatan Torjun, Sabtu (22/11/2025)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Warga Kota Bahari diminta lebih tertib berlalu lintas. Pasalnya, terdapat 10 jenis pelanggaran prioritas yang akan menjadi sasaran Polres Sampang dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Kasatlantas Polres Sampang AKP Sulaiman mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan digelar serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari. ”Operasi ini dilaksanakan sebelum Ramadan, mulai Senin (2/2) sampai Minggu (15/2),” katanya.

Menurut dia, terdapat 10 item target operasi yang menjadi fokus penindakan. Di antaranya berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, melawan arus, pengemudi di bawah umur, serta menggunakan ponsel saat berkendara.

”Kemudian tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan roda empat tidak memaka safety belt, menggunakan knalpot brong, dan melakukan balap liar,” bebernya.

Perwira menengah dengan tiga balok emas itu menambahkan, hingga kini pihaknya belum menentukan titik lokasi pelaksanaan operasi.

Sebab, kegiatan baru akan dimulai pada Senin (2/2) dan gelar pasukan juga berlangsung di hari yang sama.

”Titik mana saja yang akan kami lakukan operasi keselamatan semeru masih belum kami tentukan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kata Sulaiman, operasi akan dilakukan secara humanis. Petugas akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif terhadap potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

”Terakhir baru akan dilakukan tilang sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Dia berharap, selama operasi keselamatan semeru berlangsung, masyarakat makin patuh terhadap aturan lalu lintas. Operasi ini menjadi langkah awal menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

”Jika masyarakat sudah terbiasa tertib berlalu lintas, maka ke depan saat memasuki bulan Ramadan akan semakin lebih baik,” tandasnya. (bai/han)

Editor : Amin Basiri