Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kasatresnarkoba Baru Dapat Atensi Kapolres, Fokus Tangkap Pengedar dan Bandar

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 28 Januari 2026 | 07:42 WIB
MUTASI: Sejumlah pejabat utama Polres Sampang mengikuti upacara sertijab di halaman Polres Sampang, Senin (26/1) sore. (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
MUTASI: Sejumlah pejabat utama Polres Sampang mengikuti upacara sertijab di halaman Polres Sampang, Senin (26/1) sore. (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Sejumlah pejabat utama (PJU) di lingkungan Polres Sampang dimutasi.

Kapolres Sampang AKBP Hartono meminta pejabat baru langsung tancap gas. Terutama, Kasatresnarkoba agar memburu pelaku penyalahgunaan narkoba.

Mutasi terhadap empat PJU tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Sampang, Senin (26/1).

Jabatan yang berganti meliputi Wakapolres, Kasatresnarkoba, Kasatlantas, dan Kapolsek Sokobanah.

”Mutasi di lingkungan Polri merupakan hal biasa sebagai bagian dari penyegaran dan pembinaan karier. Bukan karena ada persoalan, kecuali bagi anggota yang bermasalah,” ujar AKBP Hartono.

Dalam mutasi tersebut, Kompol Dhanny Rahadian Basuki yang sebelumnya menjabat Wakapolres Sampang diangkat sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Tipid Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim.

Posisinya digantikan Kompol Hery Kusnanto yang sebelumnya menjabat Kabaglog Polres Bangkalan.

Sementara itu, jabatan Kasatlantas Polres Sampang yang sebelumnya diemban AKP Sigit Ekan Sahudi kini dipercayakan kepada AKP Sulaiman. AKP Sigit dipromosikan sebagai Pama Polresta Sidoarjo.

Untuk posisi Kasatresnarkoba diisi AKP Yuda Julianto, yang sebelumnya menjabat Kaurbinops Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Sedangkan Kapolsek Sokobanah Iptu Sujiyono dipromosikan menjadi Ps Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Sampang. Sementara posisinya digantikan Iptu Harri Putra Makmur.

Kapolres menegaskan, pejabat baru harus segera beradaptasi dan memaksimalkan kinerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Terutama dalam upaya pemberantasan narkotika di Kota Bahari.

”Kami menargetkan setiap polsek minimal mengungkap satu kasus narkotika setiap bulan. Jika tiga bulan berturut-turut tidak ada pengungkapan, akan kami evaluasi kinerjanya,” tegas Hartono.

Menurutnya, peredaran narkotika di Madura, termasuk Sampang, sudah bukan rahasia umum. Karena itu, dia meminta jajaran, khususnya satresnarkoba, fokus memburu pengedar hingga bandar.

”Saat penyelidikan kasus pembacokan di Camplong, kami justru berhasil menangkap bandar narkotika. Artinya, peluang itu ada meski hambatannya besar,” bebernya.

Hartono memastikan tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya. ”Kasatresnarkoba kami targetkan menangkap pengedar dan bandar sabu,” tandasnya. (bai/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#mutasi #penyalahgunaan narkoba #dimutasi #bandar #pemberantasan narkotika #Pejabat Utama (PJU) #kasatresnarkoba #memburu pengedar