SAMPANG, RadarMadura.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Robatal digelar di Pendopo Kecamatan Robatal Senin (26/1).
Kegiatan bertajuk mendorong peningkatan daya saing daerah dan kualitas layanan dasar yang merata itu dibuka langsung oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi.
Camat Robatal Moh. Heldiyas Setya Risanto mengatakan, musrenbang digelar sebagai acuan dalam menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2027.
Hasil musrenbang diharapkan bisa berkontribusi terhadap Kabupaten Sampang. Terutama untuk pembangunan di wilayah Kecamatan Robatal.
”Mudah-mudahan hasil musrenbang Kecamatan Robatal bisa bermanfaat untuk membangun kecamatan lebih baik,” katanya.
Pria yang akrab disapa Diyas itu mendukung program trategis nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Namun, untuk mendukung kelancaran program tersebut membutuhkan peningkatan infrastruktur jalan.
”Kami mengangkat isu strategis tersebut karena sampai sekarang akses jalan di wilayah Kecamatan Robatal butuh perhatian, terlebih jalan poros desa,” bebernya.
Bupati Sampang Slamet Junaidi mengapresiasi kegiatan Musrenbang Kecamatan Robatal.
Kegiatan musrenbang bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan pemerintah desa melalui kecamatan dengan pemerintah kabupaten pada RKPD 2027.
”Untuk menyelaraskan juga mesti melihat anggaran. Tahun ini anggaran transfer ke daerah (TKD) dikurangi sebesar Rp 105 miliar,” katanya.
Baca Juga: Rumah Sakit Mohammad Zyn Sampang Tingkatkan SDM Nakes melalui Kompetensi Code Blue dan BHD
Pria yang akrab disapa Aba Idi itu meminta maaf jika usulan masyarakat tahun lalu ada yang tidak terealisasi.
Usulan program tersebut tetap menjadi perhatian dan dicatat sehingga bisa direalisasikan.
Menurutnya, semua program itu sangat dibutuhkan masyarakat. Baik program pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.
Pihaknya berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Di antaranya dengan mengupayakan anggaran dari pemerintah pusat di luar dana TKD.
”Kami akan mengupayakan untuk mencarikan anggaran di luar TKD ke pemerintah pusat. Niat kami tetap sama, yakni untuk membangun Kabupaten Sampang. Kami ingin menyelesaikan semuanya,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti