Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tiga Nakes Dilaporkan Selingkuh, Dua Terlapor Nunggu Sanksi, Satu Orang Tahap Klarifikasi

Amin Basiri • Kamis, 22 Januari 2026 | 10:50 WIB
SEPI: Petugas keamanan berjaga di kantor Dinkes KB Sampang, Rabu (21/1).
SEPI: Petugas keamanan berjaga di kantor Dinkes KB Sampang, Rabu (21/1).

KOTA, Jawa Pos Radar Madura – Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang menerima tiga laporan terkait kasus perselingkuhan oknum tenaga kesehatan (nakes). Informasi yang diterima koran ini, skandal dugaan perselingkuhan itu terjadi di dua puskesmas.

Pertama, ada dua nakes di Puskesmas Jrangoan berinisial TI dengan IS yang dilaporkan selingkuh pada awal 2025. Kedua, nakes di Puskesmas Tambelangan berinisial I dilaporkan berselingkuh dengan pria berinisial S. Mereka dilaporkan oleh keluarga masing-masing setelah tertangkap basah berselingkuh.

Kasubbag Umum Dinkes KB Sampang Amir Firdaus Sudjai menyampaikan, kasus tersebut termasuk dalam indisipliner.

Proses penyelesaiannya sejauh ini dilakukan dengan pembinaan. Ketiga nakes tersebut dibina di tempat tugas yang telah ditentukan.

”Ada yang kami tarik di sini (kantor dinkes KB) dan ada yang kami tempatkan di Puskesmas Jrengik,” katanya kemarin (21/1).

Dia menyatakan, tiga nakes sedang menjalankan pembinaan dan menunggu putusan hasil pemeriksaan. Khusus TI dan IS menunggu pemberian sanksi, sedang diproses di badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM).

”Untuk I masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim inspektorat. Dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan,” ujarnya.

Menurut Amir, pembinaan kepada seluruh nakes di lingkungan dinkes KB telah dilakukan. Pembinaan tidak hanya ditekankan dalam kasus perselingkuhan, namun juga indisipliner lain seperti kewajiban masuk kerja.

”Melalui mini lokakarya kami hadir, dan ketika ada pertemuan dengan kepala puskesmas kami juga sampaikan,” klaimnya.

Kepala BKPSDM Sampang Arief Lukman Hidayat menyatakan, laporan dugaan perselingkuhan TI dan IS sedang di-upload di Integrated Discipline (I’Dis) Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tujuannya, mendapatkan rekom persetujuan atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari inspektorat terkait dugaan kasus perzinaan.

”Keputusannya masih belum, namun sanksi sudah ada. Tapi kami belum bisa sampaikan karena privasi,” tuturnya.

Sementara, berita acara pemeriksaaan (BAP) oknum nakes I sudah dikirim ke inspektorat dan tembusan bupati Sampang. Kasus tersebut telah dintidaklanjuti oleh tim pemeriksa dari inspektorat. ”Kami turut prihatin atas kasus seperti ini,” ucapnya.

Inspektur Inspektorat Sampang Ari Wibowo Sulistyo menegaskan, kasus perselingkuhan menjadi atensi bupati Sampang.

Pemberian sanksi terhadap pelaku diproses sesuai bukti yang terkumpul. Bisa saja mereka disanksi berat atau diberhentikan, termasuk penurunan jabatan.

”Ketika buktinya kuat ada perzinaan, maka bisa diberhentikan,” tegasnya.

Koran ini berusaha menghubungi nakes yang dilaporkan selingkuh, yakni I. Namun, nomor yang bersangkutan tidak aktif. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
#selingkuh #sampang #nakes