Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pendistribusian Banpang Belum Ada Kejelasan, Perum Bulog Madura: Tunggu Juknis dari Pusat

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 22 Januari 2026 | 14:16 WIB
DISTRIBUSI: Petugas di kompleks Pergudangan Bulog, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, saat hendak mengirim beras beberapa waktu lalu. (BULOG UNTUK JPRM)
DISTRIBUSI: Petugas di kompleks Pergudangan Bulog, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, saat hendak mengirim beras beberapa waktu lalu. (BULOG UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah pusat mendistribusikan bantuan pangan (banpang) sebagai bantalan ekonomi masyarakat dan bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Meski demikian, penyaluran bantuan tersebut pada tahun ini belum ada kejelasan.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Madura Ahmad Rofi’i mengatakan, program banpang tahun ini tetap ada.

Namun, mekanisme penyaluran banpang itu masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

”Kami hannya melaksanakan tugas dari Bapanas (Badan Pangan Nasional). Sampai saat ini kami belum mendapatkan juknisnya,” katanya.

Menurut dia, penyaluran banpang dilakukan dua kali dalam setahun. Tapi jadwal penyaluran, calon penerima bantuan pangan (PBP), dan bentuk bantuannya belum terbit.

Namun, jika mengacu pada tahun lalu, jumlah PBP di Kabupaten Sampang sekitar 98.159 orang.

”Sama seperti tahun lalu, penyaluran pertama dilakukan antara Juni atau Juli. Untuk Oktober November berupa beras atau minyak goreng. Jadi bergantung Bapanas,” tambahnya.

Meskipun demikian, stok beras untuk program banpang tetap dipersiapkan.

Termasuk juga mempersiapkan bagi stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

”Kami juga berkoordinasi denga kanwil semisal butuh support stok,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini stok beras di gudang yang di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, masih aman.

Yakni masih tersisa sekitar 400 ton. ”Sementara untuk stok se-Madura di atas 2 ribu ton,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Bapanas #Perum Bulog Madura #Penerima Bantuan Pangan #stok beras #banpang