Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Inspektorat Pekan Depan Panggil Disperta KP Sampang

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 15 Januari 2026 | 08:11 WIB
RAIB: Warga berada di sekitar kerangka mesin hand tractor yang diparkir di halaman belakang kantor Disperta KP Sampang Rabu (14/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
RAIB: Warga berada di sekitar kerangka mesin hand tractor yang diparkir di halaman belakang kantor Disperta KP Sampang Rabu (14/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Inspektorat pekan depan bakal memanggil Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang.

Tujuannya, untuk menelisik anggaran belanja tenaga keamanan sebesar Rp 378 juta.

Pasalnya, meski mengalokasikan anggaran ratusan juta, tapi disperta dua kali kebobolan. Yakni, pada 2024 dan 2025.

Inspektur Inspektorat Sampang Ariwibowo Sulistyo mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi yang berkaitan dengan insiden yang terjadi di disperta KP.

"Kami akan melakukan evaluasi terkait kinerja tenaga keamanannya,” ujarnya.

Dia sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap Disperta KP Sampang pada pekan depan.

Tujuannya, untuk meminta keterangan Disperta KP Sampang pasca dua kali kehilangan mesin hand tractor.

”Kami akan mengecek pengelolaan anggaran belanja tenaga keamanannya,” tuturnya.

Menurutnya, institusinya sudah menyiapkan surat pemanggilan terhadap Disperta KP Sampang. Dalam waktu dekat, surat tersebut segera dikirim.

”Tim yang akan melakukan klarifikasi juga sudah kami siapkan,” ucapnya.

Dijelaskan, pihaknya akan menanyakan penggunaan anggaran belanja tenaga keamanan tersebut.

”Juga seperti apa SOP tenaga keamanannya, semuanya akan kami klarifikasi,” katanya.

Baca Juga: Ratusan Miliar Dana Desa Tahap Dua 2025 Hangus

Ari menambahkan, surat pertanggungjawaban (SPj) belanja tenaga keamanan tersebut juga bakal dicek.

Sehingga, semua pengelolaan keuangan tersebut bisa diketahui secara riil.

”Khawatir data yang diserahkan ke kami tidak lengkap, makanya semua akan kami cek,” terangnya.

Menurutnya, penggunaan anggaran yang berasal dari negara harus sesuai ketentuan.

”Tidak boleh melenceng dari perencanaan. Realisasinya harus sama,” ungkapnya.

Ari menjelaskan, jika Disperta KP Sampang menganggarkan belanja tenaga keamanan, jangan sampai anggarannya berasal dari program lain.

”Harus digunakan untuk honor atau belanja tenaga keamanan,” tandasnya.

Kepala Disperta KP Sampang Suyono belum bisa dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran belanja jasa tenaga keamanan tersebut.

Sebab, jika merujuk keterangan stafnya, yang bersangkutan izin tidak masuk kantor karena sakit.

Dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, yang bersangkutan juga tidak merespons.

Sekadar diketahui, Disperta KP Sampang dua kali kemalingan mesin hand tractor. Yakni pada 2024 dan 2025.

Padahal, pada tahun tersebut, disperta KP menganggarkan belanja tenaga keamanan sebesar Rp 378 juta. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#mesin hand tractor #Raib #Inspektorat Sampang #Disperta KP Sampang #belanja tenaga keamanan #kebobolan