Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pembentukan Destana Tahun Ini Buram

Amin Basiri • Senin, 12 Januari 2026 | 09:17 WIB
ANTISIPASI: BPBD saat melakukan sosialisasi destana di Desa Mlakah, Kecamatan Jrengik, Kamis (8/1).
ANTISIPASI: BPBD saat melakukan sosialisasi destana di Desa Mlakah, Kecamatan Jrengik, Kamis (8/1).

SAMPANG, RadarMadura.id– Pembentukan desa tangguh bencana (destana) di Kabupaten Sampang masih belum merata. Untuk sementara, baru terbentuk 20 destana.

Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Sampang Aang Djunaidi mengatakan, pembentukan destana diakui belum menyeluruh.

Sampai saat ini, dari 180 desa, baru terbentuk 20 destana.

"Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa (pemdes)," katanya.

Menurut dia, sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada pemdes akan pentingnya pembentukan destana.

Harapannya, pemdes termotivasi dan segera membentuk destana. Sebab, potensi terjadinya bencana di Sampang cukup besar.

"Sehingga, setelah membentuk destana, mereka (pemdes) bisa mandiri menangani bencana," tambahnya.

Pria yang akrab di sapa Aang tersebut menuturkan, pembentukan destana bisa dilakukan secara mandiri oleh pemdes.

Sebab, sampai saat ini belum jelas kuota dari Pemprov Jatim dan Pemkab Sampang. "Biasanya bulan Maret sudah ada kabar," paparnya.

Dijelaskan, pembentukan 20 destana sudah disesuaikan dengan ketentuan. Sebab, dibentuk di desa rawan bencana.

Misalnya seluruh kelurahan, Desa Tanggumung, dan Desa Pangelen. "Termasuk desa di Kecamatan Jrengik dan Karang Penang" pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri
#sosialisasi #sampang #bpbd