Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PAD Disporabudpar Tak Tercapai

Amin Basiri • Kamis, 8 Januari 2026 | 14:45 WIB
SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah atlet saat menggunakan fasilitas di area SSC yang dikelola Disporabudpar Sampang, Rabu (7/01).
SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah atlet saat menggunakan fasilitas di area SSC yang dikelola Disporabudpar Sampang, Rabu (7/01).

SAMPANG, RadarMadura.id - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang kembali belum bisa mencapai target pendapatan asli daerah (PAD).

Pasalnya, PAD yang ditargetkan pada 2025 kurang puluhan juta.

Kabid Bendahara Pengeluaran Disporabudpar Sampang Zainal Abidin mengatakan, realisasi PAD yang dibebankan kepada institusinya memang belum tercapai.

Institusinya hanya bisa mengumpulkan Rp 261 juta dari target Rp 300 juta. Dengan demikian, masih kurang sekitar Rp 39 juta.

Jika dipersentasikan baru bisa terkumpul 87,12 persen, katanya.

Menurut dia, selama ini pendapatan tersebut diperoleh dari dua sumber. Yakni, retribusi pemanfaatan fasilitas olahraga sebesar Rp 250 juta dan hotel Camplong ditarget Rp 50 juta. Namun belum target, tambahnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Isma Ulfa menyampaikan, ada beberapa faktor mengapa target PAD 2025 belum tercapai.

Di antaranya penetapan target yang terlalu tinggi dan fasilitas olahraga yang kurang representif.

Sehingga, kalah saing dengan fasilitas olahraga yang dikelola pihak swasta. Sepi peminat, misalnya seperti lapangan futsal, katanya.

Menurutnya, pendapatan retribusi juga belum maksimal. Sebab, ada tunggakan dari penyewa. "Padahal, kami telah mengerahkan petugas untuk menertibkan pembayaran, jelasnya.

Pengurus Bidang Pembinaan Prestasi Pelti Sampang Masudi menambahkan, saat pembinaan atlet, cabornya biasa menggunakan lapangan yang disediakan oleh Pemkab Sampang. Namun, khusus pembinaan tidak ada pungutan retribusi.

Kecuali klub itu berbayar. Cuma untuk fasilitas sudah cukup terpenuhi dan sudah bagus, pujinya. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri
#sampang #pad