SAMPANG, RadarMadura.id – Stok blangko kartu identitas penduduk (KTP) Kabupaten Sampang kian menipis.
Akibatnya, tidak semua warga dilayani. Untuk sementara, disdukcapil memprioritaskan pemohon KTP baru.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sampang Desi Damayanti mengatakan, blangko dipastikan masih ada.
Tapi, stok tersebut belum bisa melayani semua pemohon. Sebab, stoknya terbatas. Jadi kami memprioritaskan pemohon baru,” katanya.
Menurutnya, bagi warga yang KTP-nya bermasalah, diganti dengan surat keterangan. Baik yang KTP rusak atau hilang.
Jika blangko sudah ada, kami layani pembuatan KTP baru,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya sudah mengajukan sebanyak 10.000 blangko. Usulan itu, belum tentu dikabulkan pusat. Kadang yang turun hanya 2.000–4.000 blangko,” ungkapnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri