Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mayoritas Diisi Penggabungan Mahram

Amin Basiri • Jumat, 26 Desember 2025 | 20:46 WIB
SIAP BERANGKAT: Petugas mendata calon pendamping CJH di kantor Kemenhaj Sampang, Senin (22/12).
SIAP BERANGKAT: Petugas mendata calon pendamping CJH di kantor Kemenhaj Sampang, Senin (22/12).

SAMPANG, RadarMadura.id - Kuota calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Sampang 2026 belum terisi semua. Sebab, terdapat 95 CJH yang tidak melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) pada tahap satu.

Kuota yang kosong ini direncanakan diisi dari pendamping dan CJH cadangan.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sampang Sayfuddin menyampaikan, sebanyak 578 CJH punya kesempatan untuk menunaikan ibadah haji tahun depan.

Namun, hingga pelunasan Bipih ditutup pada Selasa (23/12), yang melakukan pelunasan hanya 483 orang.

Dia menyebut, 95 CJH tidak melakukan pelunasan karena menunda pemberangkatan, sakit dan tidak mampu membayar Bipih. Untuk sisa kuotanya tetap akan diisi.

Kami akan ambil dari pendamping dan CJH cadangan, katanya kemarin (25/12).

Sayfuddin mengutarakan, pihaknya mencatat terdapat 89 pendamping CJH yang mengajukan untuk mengisi kekosongan kouta.

Mayoritas diisi oleh penggabungan mahram sebanyak 74 orang dan pendamping lansia 15 orang. Artinya, 95 kursi CJH yang kosong sudah terisi 89 orang.

Sisanya kemungkinan akan kami berikan pada CJH tahap satu yang bermasalah dan cadangan sesuai nomor urut kursi teratas, terangnya.

Menurutnya, CJH yang lolos diajukan sebagai pendamping berkesempatan melunasi Bipih pada tahap dua yang diagendakan mulai Jumat-Jumat (2-9/1/2026).

Namun, penetapan porsi tahap dua belum ditentukan. Sekarang masih fokus pada tahapan istitaah, pungkasnya. (ay/bil)

Editor : Amin Basiri
#bipih #sampang #cjh