SAMPANG, RadarMadura.id – Politeknik Negeri Madura (Poltera) Sampang, terus melaju dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat di Kota Bahari. Salah satu buktinya, perwakilan dari kampus hadir memberikan pendampingan memproduksi garam kualitas terbaik kepada masyarakat.
Pendampingan yang dilakukan melalui Tridharma Perguruan Tinggi. Poltera menginisisasi ekonomi kreatif Remaja Masjid Jamik Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, melalui rekayasa teknologi pembuatan garam rebus.
Dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Otomasi Jurusan Teknologi Elektro Poltera Sampang Sohibul Hajah mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Lokasi yang dipilih merupakan salah satu kawasan yang memproduksi garam kualitas terbaik dan rata-rata mempunyai produktifitas 100 ton/Ha. Akan tetapi, masyarakat setempat, terutama pemuda yang banyak tergabung dalam remaja masjid, perekonomiannya belum bisa dibilang baik.
”Inisiasi ekonomi kreatif yang dilaksanakan oleh Poltera dimaksudkan untuk memanfaatkan SDA (sumber daya alam) yang ada. Agar dapat meningkatkan perekonomian remaja masjid,” ujar Shohibul Jumat (19/12).
Baca Juga: Ajak Masyarakat Lebih Sehat, Poltera Gelar Fun Run 7,5 KM
Ditambahkan olehnya, rekayasa teknologi pembuatan garam rebus diharapkan dapat menjadi penunjang usaha garam produktif sepanjang tahun. Karena biasanya petani garam saat musim hujan tidak dapat memproduksi garam.
”Garam rebus yang dihasilkan berkapasitas 25 kilogram sehari. Bentuk garam juga sudah halus dan dapat digunakan untuk proses penyamakan kulit, campuran minum sapi dan tambahan hara pada tanah yang kekurangan zat hara garam,” tegasnya.
Teknologi rekayasa pembuatan garam rebus terdiri dari, reaktor garam rebus yang pemanasannya melalui kompor gas dengan bahan bakar biogas kotoran hewan maupun sampah dapur. Serta pengembangan pemanas reaktor melalui pemanasan listrik dengan sumber energi PLTS kapasitas 250Wp.
Dengan penggunaan daya energi dari alam selain bebas polusi dan dapat menekan biaya produksi juga mengenalkan kepada remaja masjid. Bagaimana memanfaatkan sumber daya alam yang ada agar bermanfaat dan dapat meningkatkan perekonomian remaja masjid.
Baca Juga: Poltera Gelar Dies Natalis XIII, Komitmen Terus Berikan Kontribusi Terbaik untuk Bangsa
Harapan kedepannya, Poltera akan tetap melakukan pendampingan dan evaluasi serta peningkatan pengembangan. Usaha ekonomi kreatif ini, melalui KKN tematik yang dilaksanakan oleh mahasiswa sarjana terapan maupun berbagai alokasi kegiatan yang lain, dengan berbagai skema kemitraan masyarakat yang ada.
”Semoga visi Poltera dalam mendukung ekonomi kelautan dapat didukung melalui kegiatan kemitraan tersebut,” tandasnya. (rul)
Editor : Hendriyanto