Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kabid PIAK PD: Aktivasi IKD di Sampang Masih Minim

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 16 Desember 2025 | 22:20 WIB

PELAYANAN: Masyarakat antre di kantor Disdukcapil Sampang Senin (8/12). (AYU LATIFAH/JPRM)
PELAYANAN: Masyarakat antre di kantor Disdukcapil Sampang Senin (8/12). (AYU LATIFAH/JPRM)
 

SAMPANG, RadarMadura.id – Masyarakat Sampang yang mengaktifkan identitas kependudukan digital (IKD) masih minim. Data Disdukcapil Sampang, sejauh ini baru 7.692 orang atau 1,03 persen yang melakukan aktivasi IKD. Jumlah penduduk Sampang pemilik KTP tahun ini mencapai 746.729 jiwa.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data (PIAK PD) Disdukcapil Sampang Rahmawati Agustianingsih menyampaikan, ada banyak faktor yang menyebabkan capaian IKD rendah. Selain karena kendala sumber daya manusia (SDM), regulasi yang mengatur penerapan IKD masih lemah.

”Masih banyak yang belum menerapkan IKD. Selama ini yang diminta dalam pelayanan dalam bentuk fisik,” katanya Senin (15/12).

Dia mengaku telah melakukan sosialisasi terkait manfaat IKD. Menurutnya, IKD praktis berbasis single sign on sehingga memudahkan dalam berbagai layanan.

”Misalnya terhubung dengan data lain seperti KK, NPWP, dan BPJS. Fitur layanannya juga mempermudah percetakan ulang,” terangnya.

Rahmawati mengungkapkan, tahun ini pihaknya ditarget 30 persen dari wajib KTP melakukan aktivasi IKD. Artinya, 224.018 orang sudah mengaktifkan IKD. Namun, sejauh ini yang berhasil melakukan aktivasi hanya pegawai di lingkungan Pemkab Sampang.

”Mereka telah memiliki IKD sejak 2022 akhir,” ungkapnya.

Ani Damayanti mengaku memang belum tertarik mengaktifkan IKD. Warga Desa Bire Timur, Kecamatan Sokobanah, mengaku belum mengetahui manfaat IKD. Karena itu, dia lebih sering menggunakan e-KTP.

”Mungkin nanti semisal dibutuhkan saya akan download,” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#identitas kependudukan digital #Aktivasi IKD #ikd #penerapan IKD #rendah