SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengadakan serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Jadi Ke-402 Kabupaten Sampang. Salah satunya mengadakan Festival Juko’ Tono di Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, pada Sabtu (13/12) malam.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi. Selain itu, Sekkab Yuliadi Setiyawan serta beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Ketua TP PKK Kabupaten Sampang Selviana Slamet Junaidi. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sampang berkomitmen untuk mengembangkan wisata di Kota Bahari.
Bupati Sampang Slamet Junaidi melalui Sekkab Yuliadi Setiyawan mengatakan, Festival Juko’ Tono digelar untuk memperingati Hari Jadi Ke-402 Kabupaten Sampang. Juga untuk mengembangkan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event wisata yang unik dan khas.
”Kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi, khususnya di wilayah pesisir utara Sampang,” ujarnya.
Dijelaskan, penyelenggaraan Festival Juko’ Tono tersebut diadakan pemkab agar sektor pariwisata semakin maju dan berkembang. ”Juga untuk mengangkat potensi pesisir dan kearifan lokal, khususnya Pantai Lon Malang,” ujarnya.
Dia berharap event tersebut bisa menjadi support system untuk mendukung nelayan, pelaku UMKM, kuliner, pedagang, serta pelaku wisata lainnya. Sehingga, mampu membangun ekosistem ekonomi yang saling menguatkan dan berkelanjutan.
”Kegiatan ini juga menjadi momentum promosi destinasi wisata di wilayah utara Sampang. Mudah-mudahan bisa mendorong pemerataan kunjungan wisata dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Owner Pantai Lon Malang Mastuki menyatakan, Festival Juko’ Tono merupakan kalender event tahunan yang digelar oleh Pemkab Sampang. ”Acaranya dikonsep bazar UMKM, lomba mancing, dan bazar murah,” ujarnya.
Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amien Prenduan itu menuturkan, event tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat. Sebab, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
”Bagi pelaku UMKM bisa berjualan produk unggulan. Bahkan, stoknya sampai kekurangan saking membeludaknya pembeli,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti