Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dua Warga Tewas Tersengat Arus Listrik, Polres Sampang Imbau Masyarakat agar Lebih Berhati-hati

Hera Marylia Damayanti • Senin, 15 Desember 2025 | 15:18 WIB

PEDULI: Kapolsek Torjun AKP Iwan Kusdiyanto mendatangi rumah korban di Desa Patapan, Kecamatan Torjun, Sampang, Sabtu (13/12) malam. (HUMAS POLRES SAMPANG UNTUK JPRM)
PEDULI: Kapolsek Torjun AKP Iwan Kusdiyanto mendatangi rumah korban di Desa Patapan, Kecamatan Torjun, Sampang, Sabtu (13/12) malam. (HUMAS POLRES SAMPANG UNTUK JPRM)
 

SAMPANGRadarMadura.id – Warga Kota Bahari harus lebih berhati-hati saat mengoperasikan peralatan dengan sumber tenaga listrik. Pasalnya, dalam dua hari, yakni Kamis (11/12) dan Jumat (12/12), dua warga Sampang tewas tersengat listrik.

Salah satu korban tewas adalah pelajar berusia 17 tahun, bernama Nur Halim. Warga Dusun Pangnenga, Desa Patapan, Kecamatan Torjun, itu tewas pada Sabtu (13/12) malam saat memperbaiki lampu.

Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian orang meninggal diduga tersengat arus listrik pada Jumat (12/12) sektar pukul 21.00. Tempat kejadian perkara di halaman samping musala Darus Saadah, Dusun Pangnenga, Desa Patapan.

”Korban bernama Nur Halim, laki-laki, pelajar, warga Dusun Pangnenga,” bebernya.

Menurutnya, sebelum kejadian, pada Jumat (12/12) sekitar pukul 21.00, korban sedang memperbaiki lampu di halaman samping musala Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Saadah. Beberapa menit kemudian, saksi berinisial R mendengar korban berteriak.

”Lalu, saksi mendatangi lokasi dan mendapati korban tersengat arus listrik,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Ketapang itu menyatakan, setelah melihat korban diduga tersengat arus listrik, saksi lalu berteriak minta pertolongan. Kemudian, pengasuh PP Darus Saadah beserta santrinya melakukan pertolongan terhadap korban.

”Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kamoning dan sempat mendapat penanganan medis. Tapi, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di puskesmas,” ungkapnya.

Dijelaskan, keluarga korban sudah membuat pernyataan tidak akan menuntut siapa pun dan menganggap insiden tersebut sebagai musibah.

”Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Nowaria Nada (NN) tewas tersengat listrik pada Kamis (11/12). Bocah lima tahun itu ditemukan tewas tergeletak di kamarnya oleh sang nenek dalam kondisi memegang handphone (HP) yang sedang dicas. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#polres sampang #tewas tersengat listrik #meninggal #Tersengat arus listrik